Emil bebas dipasangkan dengan siapa pun, termasuk Dedi Mulyadi
Merdeka.com - Nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tak lagi masuk daftar bakal calon gubernur Jawa Barat yang akan diusung Partai Gerindra. Partai besutan Prabowo Subianto itu terlanjur menyimpan kekecewaan terhadap pria yang akrab disapa Kang Emil ini.
Meski sudah diusung NasDem, Emil pun mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah partai terkait niatnya untuk maju menuju kursi Jabar 1 agar memenuhi syarat jumlah kursi maju melalui jalur partai. Disinggung terkait peluang dirinya jika berpasangan dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam Pilgub Jabar 2018 mendatang, dia mengaku tidak masalah.
"Saya mah enggak masalah dengan siapa saja. Saya nya engga masalah. Jadi saya mah enggak suka anti-anti (terhadap calon), enggak suka benci-benci. Jadi saya kira enggak begitu," ujar Emil kepada wartawan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kamis (4/5).
Namun demikian kata Emil, bukan soal pemilihan pasangan saja. Menurut dia untuk pasangan yang akan diusung dalam Pilgub harus diuji kepada masyarakat sehingga dapat diketahui bagaimana respons di lapangan.
"Kalau dalam politik kan siapa-siapa dipasangkan dengan siapa kan harus ditesting ke pasar. Posisinya nomor 1 atau no 2 harus ditesting ke pasar. Itu bisa beda. Cocok pasangannya pas urutannya digeser, ya yang 2 jadi 1, 1 jadi 2 bisa beda. Jadi artinya enggak ada problem (dipasangkan dengan Dedi Mulyadi) tetapi harus dicek secara ilmiah respons masyarakat seperti apa," katanya.
Emil pun mengklaim hingga saat ini sudah ada sejumlah pihak, baik yang berasal dari partai maupun independen yang menawarkan untuk mendampingi maju dalam Pilgub Jabar. "Banyak ada lebih dari 6 orang," ucapnya.
Namun, jika suatu saat dirinya tidak dapat maju dalam Pilgub Jabar karena kurangnya dukungan, Emil mengaku tidak masalah.
"Saya mah pokoknya jadi dicalonin Alhamdulillah, enggak juga enggak masalah. Saya mah ingin bahagia cuma dinamika seperti sekarang kan makanya saya sampaikan. Kalau yang bilang saya anak durhaka, meninggalkan partai pendukung kan sudah saya klarifikasi kemarin," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya