Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Emil absen kampanye demi proyek maritim di selatan Pulau Jawa

Emil absen kampanye demi proyek maritim di selatan Pulau Jawa Emil di Cilacap. ©2018 Merdeka.com/Moch. Andriansyah

Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur urut 1, Emil Elestianto Dardak terlibat dalam petisi tujuh kepala daerah dalam upaya membangun pelayaran perintis sisi selatan Pulau Jawa. Karena ikut menginisiasi lahirnya petisi, dia mengaku harus total terlibat aktif dalam proyek kebangkitan sektor maritim dan perdagangan di selatan Nusantara.

Kehadiran Emil di acara peresmian pelayaran perdana Kapal Perintis Route-106 Jalur Selatan Jawa di Pelabuhan Tanjung Intan ini, selain sebagai tokoh inisiator, juga kapasitasnya sebagai sebagai Wakil Ketua APKASI (Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia).

Emil berharap, dengan adanya pelabuhan pesisir akan mampu menjadi awal kebangkitan sektor maritim dan perdagangan di selatan Pulau Jawa. Adanya tol laut juga diyakini akan membuat angkutan barang jauh lebih efisien, serta efektif. Karena bisa mengangkut barang lebih banyak.

"Kita harus berpikir muatan baliknya juga. Cilacap secara perdagangan memang lebih maju jika menggunakan perdagangan laut," katanya, Kamis (10/5).

Suami Arumi Bachsin ini juga menjelaskan, ada banyak potensi daerah-daerah yang cukup melimpah dan bisa diangkut melalui pelayaran perintis selatan Jawa. Salah satunya getah pinus dan genteng yang dimiliki Kabupaten Trenggalek.

"Lalu di Pacitan, yang memiliki potensi komoditas galian C. Itu sangat melimpah," jelasnya.

Karena ikut menginisiasi lahirnya petisi, Emil mengaku harus total terlibat aktif dalam proyek kebangkitan sektor maritim dan perdagangan di selatan Nusantara. Itu sebabnya, Bupati non-aktif di Trenggalek ini terpaksa absen kampanye pada Rabu (9/5) kemarin karena harus menghadiri acara di Kabupaten Cilacap, Jawa Tegah.

Sementara dalam rilisnya via Tim Khofifah-Emil, Bupati Cilacap Tatto Pamuji mengatakan, dengan pelabuhan perintis pelayaran atau tol laut, akan memudahkan wilayahnya untuk mengungkit ekonomi, baik di Cilacap khususnya, maupun di wilayah eks-Karisidenan Banyumas.

"Di eks-Karisidenan Banyumas banyak produk-produk yang tidak hanya diperuntukkan untuk lokal, tapi juga untuk ekspor. Nah untuk ekspor ini memudahkan untuk pengiriman barang melalui tol laut," tutupnya.

Di acara, turut hadir Plt Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko; Bupati Cilacap, Tatto Pamuji; Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Chandra Irawan; serta Wakil Bupati Pacitan, Yudi Sumbogo. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP