Elektabilitas Jokowi tinggi, PDIP sebut oposisi cenderung 'menyeruduk' membabi buta
Merdeka.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pareira mengatakan tidak ada hal yang mengejutkan bila elektabilitas calon presiden atau capres petahana melampaui capres lainnya. Sebab sebagai presiden, Jokowi telah mendominasi karya dan prestasi kerja.
"Tidak mengejutkan capres petahana melaju sendiri melampaui calon-calon lain. Karena memang selama ini presiden mendominasi karya dan prestasi kerja," kata Andreas saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (24/4).
Sementara itu, dia menilai calon dari pihak oposisi atau partai-partai di luar pemerintah tidak memainkan peran dengan baik. Bahkan mereka cenderung menyerang pemerintah dengan argumen yang tidak jelas.
"Cenderung 'menyeruduk' pemerintah secara membabi buta. Sehingga hasil ini paling tidak refleksi aspirasi masyarakat sementara kelihatan apabila situasi berjalan tetap elektabilitas Jokowi dalam tiga bulan, enam bulan, setahun ke depan akan meningkat terus melampaui 60 persen," papar dia.
Dia menambahkan tantangan Jokowi saat penyelenggaraan kontestasi demokrasi bukan pada capres penantang. Namun, Andreas menyebut kampanye hitam atau black campaign menjadi tantangan terbesar.
"Lawan Jokowi pada masa yang akan datang adalah isu, rumor atau slogan-slogan black campaign yang diarahkan pada diri Jokowi. Maraknya politik identitas dan populisme sebagai jalan pintas menyediakan panggung bagi 'kompetitor' Jokowi," jelas Andreas.
Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya