DPD Golkar Babel: Munas Lewat Voting Mengancam Keutuhan Partai

Rabu, 13 November 2019 17:21 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
DPD Golkar Babel: Munas Lewat Voting Mengancam Keutuhan Partai Ketua DPD Golkar Babel Hendra Apollo. ©2019 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Pengurus Golkar daerah resah dengan konflik yang terjadi jelang Munas awal Desember nanti. Oleh sebab itu, DPD Golkar Bangka Belitung (Babel) mendorong adanya musyawarah mufakat di Munas.

Ketua DPD Golkar Babel, Hendra Apollo mendorong aklamasi di Munas nanti. Hal ini dianggap jalan terbaik agar Golkar terhindar dari perpecahan.

"Penetapan ketua umum harus dilakukan secara aklamasi. Harus bisa, kalau tidak aklamasi, ya, musyawarah mufakat. Itu memang jalan terbaik. Kalau sampai ke acara pemilihan, pastinya dengan pemungutan suara, itu bahaya. Voting berpotensi mengancam keutuhan partai. Saya khawatirkan partai akan kembali pecah, bahkan mungkin saja akan lahir partai baru," jelas Hendra saat dihubungi, Rabu (13/11).

Babel, dengan delapan suara, solid mendukung Airlangga Hartarto. Golkar Babel akan perjuangkan aklamasi atau musyawarah mufakat untuk Airlangga Hartarto.

"Sikap seluruh voter atau pemilik suara di Babel sudah jelas. Kami solid untuk aklamasi atau musyawarah mufakat. Pilihannya hanya dua itu, kalau tidak aklamasi ya musyawarah mufakat. Kalau memungkinkan sikap Babel ini akan saya sampaikan di Rapimnas," tegas Hendra yang juga Wakil Ketua DPRD Babel.

Rapimnas Partai Golkar, digelar 14-15 November, menjadi mekanisme wajib bagi partai berlambang pohon beringin sebelum perhelatan munas. Rapimnas diikuti seluruh pengurus DPP Partai Golkar dan pimpinan DPD tingkat I Partai Golkar dari seluruh Indonesia.

1 dari 1 halaman

Persiapan Pilkada Serentak

Selain mengesahkan jadwal pelaksanaan Munas Golkar kepada seluruh jajaran yang hadir, Rapimnas juga membahas persiapan gelaran Pilkada serentak tahun 2020. Golkar harus mempersiapkan pelbagai langkah dan strategi untuk menghadapi gelaran tersebut.

"Ya, kita bersama-sama membahas langkah-langkah strategis apa yang diambil Golkar untuk menghadapi pilkada serentak tahun depan," Hendra mengingatkan.

"Pastinya kita menginginkan kemenangan di pilkada 2020, bagi kader-kader Golkar di daerah. Kemenangan kader-kader partai itu dimungkinkan jika kita tetap solid, baik di pusat maupun daerah. Nah, kalau pusat terancam perpecahan, bagaimana kita bisa bicara kemenangan-kemenangan di pilkada serentak tahun depan?" Hendra balik bertanya.

Hendra Apollo mengingatkan juga bahwa peristiwa akbar dari Partai Golkar seperti munas ini tentunya menjadi pusat perhatian dari partai-partai lainnya, yang sejatinya adalah pesaing Golkar. Mereka menantikan momen-momen yang terjadi dari munas nanti.

"Jangan sampai kader-kader partai lain menari-nari di balik penderitaan kita," katanya. [rnd]

Baca juga:
Ketua DPP Golkar: Bamsoet Orang Baik, Tapi Airlangga Lebih Tepat Memimpin
Kubu Airlangga: Kita Siap Voting, Tapi Lebih Pilih Musyawarah Mufakat
Prestasi Airlangga Selama Memimpin Golkar Dipertanyakan
Plt Golkar Kaltim: Airlangga-Bamsoet Harus Disatukan di Munas
Golkar Gelar Rapat Pleno Persiapan Rapimnas

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini