Dituding kampanye di kampus, Sandi ingatkan Ma'ruf masjid harus steril

Minggu, 2 September 2018 15:40 Reporter : Merdeka
Dituding kampanye di kampus, Sandi ingatkan Ma'ruf masjid harus steril Sandiaga Uno. ©2018 Merdeka.com/Liputan6.com

Merdeka.com - Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengatakan materi yang disampaikan dalam kuliah perdana mahasiswa Uhamka bukan untuk berpolitik atau kampanye. Sandiaga berdalih materi yang disampaikan bertujuan menginsipirasi mahasiswa untuk membangun usaha.

"Saya sampaikan materi yang memberikan inspirasi kepada mahasiswa untuk bagaimana menciptakan peluang, menciptakan lapangan kerja. Bukan hanya mencari lapangan kerja, dengan program Oke Oce yang sudah bergulir dan Uhamka merupakan salah satu mitra kami," ucap Sandiaga di Jakarta, Minggu (2/9).

Dia mengungkapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mengingatkan agar tidak melakukan kegiatan politik di area kampus. Dia sadar kampus harus steril.

Tapi, mantan Wakil Gubernur DKI itu menyindir Kiai Ma'ruf, yang nantinya berceramah di Masjid dengan berstatus bakal calon wakil presiden.

"Dan ini menjadi hal yang yang harus kita perhatikan. Karena selain daripada kampus, tempat beribadah dan tempat beribadah juga tidak boleh. Ini akan menjadi sangat delicate saya bilang. Karena pak Kiai (Ma'ruf) kan tempatnya di masjid, kiai kan terus memberikan ceramah, motivasi memberikan khutbah di masjid. Batasan seperti apa tidak boleh," ungkap Sandiaga.

Dia mengklaim kedatangannya dan Prabowo Subianto ke universitas hanya memenuhi undangan untuk memberikan kuliah umum. "Saya dan Pak Prabowo sering sekali diundang di universitas dan fasilitas pendidikan lainnya," tutur Sandiaga.

Selain singgung Kiai Ma'ruf Amin, dia juga mengingatkan Presiden Jokowi, yang bisa saja menggunakan instansi pemerintah untuk berkampanye.

"Pak Jokowi ada di Pemerintahan. Beliau pasti akan ada di tempat-tempat instansi pemerintah. Ini akan menjadi diskursus yang menarik menurut saya. Dan kita menyikapinya secara real dengan praktek di lapangan. Dan bisa dijalankan," tegasnya.

Dia pun meminta agar ada format dan aturan yang jelas karena ingin Pilpres berlangsung jujur. "Dan saya ingin Pilpres jujur ini kita bisa menemukan formatnya. Sesuai ketentuan dan tidak melanggar," tandasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber : Liputan6.com [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini