Ditanya Persiapan Debat Kedua, Jokowi Bilang 'Tunggu Hari Minggu'

Senin, 11 Februari 2019 23:15 Reporter : Nur Habibie
Ditanya Persiapan Debat Kedua, Jokowi Bilang 'Tunggu Hari Minggu' Ratusan Purnawirawan TNI-Polri dukung Jokowi-Maruf. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat kedua Pilpres di Hotel Sultan Jakarta, Minggu 17 Februari 2019. Debat antarcapres ini mengusung tema energi, lingkungan hidup, infrastruktur, pangan, dan sumber daya alam.

Lalu bagaimana persiapan Capres Petahana Joko Widodo atau Jokowi menghadapi debat kedua?

"Debat hari Minggu, kita tunggu hari minggu aja," kata Jokowi usai menghadiri penggalangan dana dalam pameran dan lelang lukisan di Grand Ballroom Hotel Pullman, Jakarta Barat, Senin (11/2).

Di tempat yang sama, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Tohir mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan dan berdiskusi dengan Jokowi agar dalam debat tetap fokus sesuai tema.

"Yang kemarin (tema) korupsi, sekarang ekonomi. Jangan sampai gagal fokus sesuai isunya," kata Erick di Froyer Ballroom Hotel Pullman, Central Park, Jakarta Barat, Senin (11/2).

Dia ingin, visi-misi yang akan disampaikan oleh Jokowi nanti sesuai dengan isu yang ada di Indonesia. Terlebih, isu yang mana Paslon nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiag Uno mengubah visi-misi yang diklaim oleh pihaknya mirip dengan paslon nomor urut 01.

"Nah ini biar rakyat yang menentukan dan pada debat ini sangat penting kita diberi, terutama paslon kita Pak Jokowi bisa mengekspresikan juga visi-misi beliau ini yang kita harapkan jangan gagal fokus," ujarnya.

Ia pun menegaskan, pada debat kedua pilpres nanti Jokowi tak akan terlihat menyerang Prabowo. Yang mana berbeda pada saat debat pertama pilpres, terlihat Jokowi yang sebagai petahana begitu menyerang Prabowo-Sandiaga.

"Saya rasa tidak ada (ofensif). Beliau sudah banyak melakukan hal-hal yang luar biasa. Kita akan sampaikan lagi dan tentu apa yang paling penting visi misi ke depannya," tegasnya.

Ia pun menilai, debat kedua pilpres nanti akan terlihat lebih menarik. Meski begitu, ia ingin debat kedua nanti tak hanya menjadi tontonan saja.

"Ya tentu agak berbeda pertanyaan tidak dibuka. Justru ini yang menarik, tetapi kita jangan hanya menjadi tontonan. Tapi bagaimana bisa mengedukasi pemilih yang sekarang ini masih menunggu-menunggu apa rencana masing-masing ke depannya," pungkasnya.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini