Dihina Dhani, ini dulu alasan Slank dukung Jokowi jadi presiden

Jumat, 18 Maret 2016 08:15 Reporter : Ramadhian Fadillah
Dihina Dhani, ini dulu alasan Slank dukung Jokowi jadi presiden Ahmad Dhani-Slank. ©kapanlagi.com

Merdeka.com - Musisi Ahmad Dhani Prasetyo menantang personel band Slank, Kaka dan Bimbim untuk berdiskusi politik. Dhani heran dengan sikap Bimbim dan Kaka dinilainya sangat berpihak kepada pemerintahan Jokowi.

Menurut Dhani, keberpihakan Kaka dan Bimbim hanyalah keberpihakan buta belaka dan tidak didukung oleh pengetahuan politik. Bahkan dia menyebut Kaka dan Bimbim adalah tipe seniman pelat merah karena hanya mau dekat dengan pemerintah, tanpa tahu tujuan politik mereka.

Slank enggan menanggapi ocehan Dhani.

Sebenarnya apa dulu alasan Slank mendukung Jokowi saat Pemilu 2014?

Kaka, Pentolan Grup Band Slank, pernah menyampaikan Jokowi adalah sosok yang dekat dengan rakyat. Slank sudah mulai dekat saat Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Dia dekat dengan rakyat dan kebijakannya pun selalu berpihak pada rakyat," kata Kaka tahun 2014 lalu.

Menurut Kaka, Indonesia membutuhkan pemimpin seperti Jokowi. Dia yakin Jokowi yang merakyat bisa membuat negeri ini lebih baik.

Sementara itu Bimbim menilai Jokowi tipikal pemimpin yang tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Sosoknya juga tegas.

Hubungan Slank dan Jokowi sangat mesra kali itu. Jokowi mengunjungi Markas Slank di Gang Potlot. Jokowi menyebut Slank adalah Pelopor Revolusi Mental Indonesia.

Slank punya peran besar dalam penggalangan massa dalam kampanye Jokowi. Beberapa yang besar adalah Deklarasi Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental yang digelar di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Rabu (11/6/2014).

Puncaknya adalah Konser Salam Dua Jari yang digelar Sabtu (5/7/2014) lalu di Gelora Bung Karno, Jakarta. Puluhan ribu pendukung Jokowi tumpah ruah di sana. Slank tak sendiri, ada 200 artis dan seniman yang juga memeriahkan acara besar tersebut.

Setelah Jokowi menang, Slank mencoba menarik diri. Bimbim pernah menyatakan kekecewaannya saat Jokowi menunjuk Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. Menurut Bimbim, Slank sudah menyerahkan daftar 46 bersih yang layak dipilih Jokowi untuk calon menteri dan pejabat.

Slank juga mengaku tetap ingin mengkritisi kebijakan Jokowi yang tak memihak rakyat. [ian]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini