Di grup WA PAN, Lucky Hakim akui terima uang Rp 5 miliar dari NasDem

Rabu, 18 Juli 2018 19:11 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Di grup WA PAN, Lucky Hakim akui terima uang Rp 5 miliar dari NasDem Lucky Hakim ke NasDem. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Artis sekaligus politikus Lukcy Hakim mengungkapkan alasan pindah dari PAN ke Partai NasDem. Dia mengaku alasan utamanya pindah ke NasDem karena ada upaya menggesernya dari kursi anggota DPR. Pengakuan tersebut disampaikan Lucky ke grup whatsapp pengurus DPP PAN.

Di percakapan itu, Lucky mengakui menerima uang Rp 5 miliar dan bantuan logistik untuk maju menjadi calon legislatif dari NasDem. Tapi dia membantah alasan utama pindah karena tergiur uang.

Wasekjen PAN Ahmad Yohan mengatakan Lucky tidak jujur soal alasannya pindah ke NasDem karena gerah akan di-PAW dari DPR. PAN kecewa Lucky rela meninggalkan PAN hanya karena tawaran uang.

"Lucky tidak jujur dgn sikapnya. Dan yang mengecewakan dia rela tinggalkan partai yang telah membesarkannya di panggung politik hanya karena tergiur uang," kata Yohan saat dihubungi merdeka.com, Rabu (18/7).

WA Kesekjenan ©2018 Merdeka.com

Yohan menuding Lucky tidak melihat dunia politik sebagai ruang pengabdian kepada rakyat, melainkan hanya untuk meraup keuntungan. Dia khawatir menjadi 'kutu loncat' bila ada partai menawarinya dengan bayar yang lebih tinggi.

"Ternyata politik bukan jalan pengabdian baginya tapi sekedar untuk cari uang," tegas Yohan.

Lucky telah menampik kepindahannya karena di bajak oleh Partai NasDem. Alasan utama dirinya cabut dari PAN karena tidak nyaman selalu selalu diancam untuk dipecat dan dipergantian Antar Waktu (PAW) oleh PAN sebagai anggota DPR karena dituduh mencuri suara saat pileg 2014 lalu. Kata dia, juga banyak kader lainnya yang dipecat secara sepihak.

"Jadi enggak benar. Saya tidak dibajak sama NasDem tetapi saya dipecat sama PAN. Di PAW sama PAN tanggal 31 Januari 2018. Pemecatan itu ada di rapat pleno harian DPP PAN tanggal 31 Januari," kata Lucky, saat dihubungi Rabu (4/7).

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengungkapkan, ada dua kadernya yang menjabat sebagai anggota DPR keluar dan masuk ke partai besutan Surya Paloh tersebut. Satu di antaranya juga sudah diberhentikan dari keanggotaan sebagai anggota DPR.

"PAN sendiri ya karena di PAW (Pergantian Antar Waktu) ada, namanya Lucky pindah. Tita karena bapaknya pindah ya pindah. Ya enggak apa-apa," ujarnya.

Ketua MPR menilai saat ini perpindahan caleg seperti transfer pemain sepak bola. Sebab, kata dia, beberapa caleg pindah karena diiming-imingi uang.

"Kalau Lucky transfer. Rp 2 miliar dari Rp 5 miliar sudah terima. Rp 5 miliar tapi baru terima Rp 2 miliar. Dia SMS ke saya. Selain karena PAW ya," ungkapnya. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini