Di Acara Garbi, Fahri Ungkap PKS Lebih Dekat dengan Jokowi

Minggu, 3 Maret 2019 15:36 Reporter : Hari Ariyanti
Di Acara Garbi, Fahri Ungkap PKS Lebih Dekat dengan Jokowi fahri hamzah. ©2018 Merdeka.com/dokumen pribadi

Merdeka.com - Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) yang diinisiasi Fahri Hamzah menggelar deklarasi untuk cabang DKI Jakarta. Wakil Ketua DPR itu pun menyindir petinggi PKS yang diundang namun tidak hadir.

Dalam kesempatan ini terlihat sejumlah politikus seperti Ketua Umum dan Sekjen PAN, Zulkifli Hasan dan Eddy Soeparno serta Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

Selain PAN dan Gerindra, Fahri mengaku juga mengundang PKS. Tetapi Presiden PKS maupun petinggi lainnya tak terlihat. Fahri pun menyinggung bahwa PKS sebenarnya lebih dekat dengan Jokowi.

"Semua diundang, PKS juga diundang. Tapi PKS ini kan menurut saya, PKS dengan Jokowi lebih dekat. Kenapa? Karena feodal, enggak terbuka, enggak berani apa adanya. Dan kalau saya boleh ngomong, PKS itu terutama pimpinannya lebih menginginkan Jokowi dari awal. Saya ini kan dipecat gara-gara mereka mulai masuk istana kan," ungkap Fahri di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (3/3).

Absennya PKS dalam acara ini, menurutnya, karena merasa tidak cocok dengan Garbi. Fahri juga menuding orang-orang PKS tak berani berdiskusi.

"Memang enggak cocok, mereka enggak terbuka. Karena mereka enggak berani diskusi, enggak berani terbuka, orangnya tertutup, enggak berani ngomong. Apa-apa nunggu perintah dari atas, ya enggak bisa. Ini zaman baru," jelasnya.

Dalam sambutannya saat deklarasi, Fahri juga menyinggung pihak-pihak yang membenci ormas bentukannya. Terkait siapa pihak yang disindir, Fahri membantah bahwa pihak pembenci tersebut adalah PKS.

"Bukan (PKS). Mereka tidak menganggap khazanah yang positif. Karena mereka enggak bisa. Orang-orang Garbi ini kan egaliter, terbuka, berani, enggak nunggu komando, orangnya inisiatif," tegasnya.

"Pokoknya kultur yang dibangun kultur yang lebih kosmopolitan lah. Tapi kalau pimpinannya itu feodal, enggak mau ngomong, enggak mau terbuka, ya enggak bisa cocok sama kita," tutup Fahri. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini