Dewan Kehormatan Demokrat akan Panggil Kader yang Picu Konflik

Jumat, 14 Juni 2019 16:10 Reporter : Sania Mashabi
Dewan Kehormatan Demokrat akan Panggil Kader yang Picu Konflik Amir Syamsuddin. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin mengimbau kadernya untuk melapor ke Dewan Kehormatan jika melihat ada kader lain yang melanggar AD/ART atau kode etik partai. Hal ini, dikatakan berkaitan dengan adanya desakan Kongres Luar Biasa (KLB) dari para politisi senior Demokrat.

"Bila ada perilaku kader yang tidak sesuai dengan AD/ART, kode etik, dan pakta integritas partai, maka kader lain dapat membuat laporan ke Wanhor agar kader terlapor diperiksa dan diberi sanksi sesuai dengan peraturan internal partai yang berlaku," kata Amir dalam surat imbauannya untuk kader Partai Demokrat, Jumat (14/6).

Amir juga mengaku akan memanggil setiap kader yang memicu konflik internal. Tentunya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Dewan Kehormatan akan memanggil semua pihak yang memicu konflik yang ada untuk didengar keterangannya dan diselesaikan sesuai peraturan internal partai yang berlaku," ucapnya.

Diketahui, Partai Demokrat melarang kadernya untuk berbicara lebih lanjut soal isu Kongres Luar Biasa (KLB) untuk melakukan pergantian Ketua Umum dari Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) ke Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal ini terkait dengan desakan Politisi senior Partai Demokrat Max Sopacua yang menginginkan kongres dipercepat untuk mengganti Ketua Umum dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Bagi kami yang paling depan saat ini adalah AHY. Yang sudah maju, yang sudah kerja ke daerah-daerah," ujar Max di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/6). [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini