Deretan Mantan Pembaca Berita Cantik Nyaleg di Pemilu 2019, Lolos ke DPR?

Selasa, 21 Mei 2019 06:35 Reporter : Syifa Hanifah
Deretan Mantan Pembaca Berita Cantik Nyaleg di Pemilu 2019, Lolos ke DPR? Ketua Umum PSI Grace Natalie. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Wajahnya sering nongol di layar televisi. Mereka adalah para mantan pembaca berita atau news anchor di beberapa stasiun televisi nasional. Pada Pemilu 2019, mereka terjun ke dunia politik dan menjadi caleg.

Para mantan pembaca berita berparas cantik ini pada Pemilu 2019 menjadi caleg DPR. Bagaimana hasilnya? Apakah mereka lolos ke DPR? Berikut ulasannya:

1 dari 4 halaman

Meutya Hafid

Meutya Hafid politikus Partai Golkar sekaligus mantan pembaca berita televisi nasional berhasil kembali menduduki kursi DPR untuk periode 2019-2024. Meutya maju sebagai caleg dari Partai Golkar untuk Dapil Sumatera Utara I meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi.

"Alhamdulillah. Bbrp saat lalu KPU Sumut telah mensahkan hasil utk Sumatera Utara 1. Saya ucapkan terimakasih banyak kpd 87.139 suara dari Medan, Deli Serdang, Sergai dan Tebing Tinggi yg telah memberi kepercayaan kpd saya utk bertugas ke3 kalinya di DPR RI, diantara semua laki2," tulis Meutya di akun twitter @meuyta_hafid.

Nama Meutya Hafid dikenal semenjak menjadi reporter dan pembawa acara di Metro TV. Setelah sukses menjadi seorang jurnalis, Meuyta memutuskan bergabung ke Partai Golkar dan maju menjadi caleg tahun 2009 dari Dapil Sumatera Utara I, namun keberuntungan masih belum berpihak kepadanya. Dia gagal menjadi anggota DPR untuk periode 2009-2014.

Namun tahun 2010 juga, Meutya dilantik menjadi anggota DPR antar waktu dari Partai Golkar menggantikan Burhanudin Napitupulu yang meninggal dunia. Keberuntungannya terus berlanjut, pada periode 2014-2019 dia kembali mencalonkan diri menjadi calon anggota DPR dan berhasil menduduki posisi anggota dewan, Meutya menduduki Komisi I (bidang Pertahanan, Luar Negeri, Komunikasi, dan Informasi).

2 dari 4 halaman

Tina Talisa

Yang kedua ada nama Tina Talisa. Ia maju sebagai caleg dari Partai NasDem.

Namun Tina Talisa gagal menjadi anggota DPR periode 2019-2024. Dia nyaleg dari Dapil Jawa Barat II meliputi Kabupaten Bandung dan Bandung Barat, hanya memperoleh 12.804 suara.

Sebelum terjun ke dunia politik, Tina Talisa terlebih dahulu dikenal sebagai presenter berita. Tina pernah menjadi pembawa acara berita Reportase Sore, di Trans TV. Pada Mei 2007, pindah ke Lativi yang sejak tahun 2008 ini berubah menjadi stasiun TV dengan fokus berita dan olahraga dengan nama tvOne sebagai asisten produser merangkap news presenter.

Di Tvone, dia pernah membawakan acara Apa Kabar Indonesia Malam yang disiarkan rutin di Wisma Nusantara, kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Pada tanggal 2 November 2011, ia memutuskan keluar dari tvOne. Pada tanggal 1 Desember 2011, Tina Talisa secara resmi bergabung dengan Indosiar sebagai manajer pencari bakat dan pertunjukan, penyiar utama, cuaca, dan olahraga.

3 dari 4 halaman

Grace Natalie

Selanjutnya ada Grace Natalie, mantan pembaca berita yang terjun ke dunia politik. Grace bahkan menjadi ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pada Pemilu 2019, Grace juga ikut nyaleg dari Dapil DKI III meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu. Ia memperoleh suara terbanyak dengan 179.949 suara.

Namun, langkahnya untuk menjadi wakil rakyat harus berhenti karena perolehan suara PSI tidak mencapai ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count, Indo Barometer PSI hanya mendapat 2,07 persen.

Sebelumnya Grace adalah pembaca berita dan jurnalis. Ia pernah bekerja di SCTV, antv, dan TvOne. Sewaktu terakhir menjadi pembawa acara di TvOne, ia adalah penyiar tetap Kabar Pasar, selain itu juga sering tampil di Kabar Petang, Apa Kabar Indonesia, Kabar Terkini, dan sejumlah program lainnya.

4 dari 4 halaman

Isyana Bagoes Oka

Senasib dengan teman sejawatnya, Isyana Bagoes Oka maju sebagai caleg dari PSI untuk Dapil Banten III meliputi Kota Tangerang-Kabupaten Tangerang-Tangsel, juga tidak lolos ke Senayan karena partainya tidak lolos ambang batas parlemen mencapai 4 persen.

Sebelumnya Isyana adalah dikenal sebagai seorang jurnalis dan news anchor. Ia pernah bekerja di Trans TV, TV7 (sekarang Trans7), RCTI dan MetroTV. [has]

Baca juga:
Bila Lolos Ke Senayan, Ahmad Syaikhu Harus Pilih DPR atau Wagub DKI
Jimly Asshiddiqie, Sabam Sirait, Fahira Idris & Sylviana Murni Wakili DKI di Senayan
Herviano Widyatama, Anak Budi Gunawan Lolos ke Senayan
Gagal Lolos Ke DPR, Hanif Dhakiri Akui Tidak Optimal Kampanye di Dapil
Bawaslu Usut Dugaan Penggelembungan Suara Putri eks Wali Kota Makassar
Berulangkali Jadi Anggota DPR, 4 Politikus Senior Tak Lolos ke Senayan di Pemilu 2019
Sudirman Said, Sugiono, Anak Amien Rais dan Mustofa Nara Gagal Masuk DPR

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini