Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, secara resmi meluncurkan program inovatif bertajuk Senator Peduli Ketahanan Pangan di Timika, Papua Tengah, pada hari Sabtu, 27 September. Acara peluncuran tersebut ditandai dengan dentuman tifa yang menggema, melambangkan dimulainya sebuah inisiatif penting bagi masyarakat dan daerah.
Program ini digagas sebagai respons konkret DPD RI terhadap kebutuhan mendesak akan penguatan sektor pertanian lokal di wilayah timur Indonesia. Tujuannya adalah untuk secara signifikan meningkatkan kapasitas produksi pangan serta memastikan ketersediaan pasokan yang stabil bagi masyarakat setempat.
Yorrys Raweyai menegaskan bahwa inisiatif ini bukanlah sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan sebuah komitmen jangka panjang dari DPD RI. Program ini dirancang untuk secara aktif mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, sejalan dengan visi Astacita Presiden Prabowo Subianto dan fondasi Indonesia Emas 2045.
Advertisement
Advertisement
Inisiatif Strategis DPD RI untuk Ketahanan Pangan Nasional
Peluncuran Program Ketahanan Pangan DPD RI di Papua Tengah ini menandai langkah strategis dalam upaya penguatan sistem pangan nasional. Yorrys Raweyai, senator yang berasal dari Papua Tengah, menekankan bahwa kegiatan penanaman benih jagung yang menjadi bagian dari program ini adalah agenda strategis nasional yang bersifat jangka panjang dan berkelanjutan.
Komitmen DPD RI ini selaras dengan upaya pemerintah untuk mencapai kemandirian pangan, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi pertanian besar namun belum tergarap optimal. Melalui program ini, diharapkan sektor pertanian lokal dapat tumbuh dan berkembang, memberikan dampak positif langsung bagi kesejahteraan petani.
Inisiatif ini juga menjadi salah satu poin penting bagi penguatan sistem pangan nasional secara keseluruhan. Dengan fondasi yang kuat di tingkat daerah, DPD RI berupaya menciptakan ketahanan pangan yang kokoh sebagai pilar utama bagi perwujudan visi Indonesia Emas 2045.
Advertisement
Advertisement
Ekspansi Program ke Wilayah Timur dan Kolaborasi Lintas Sektor
Gerakan Senator Peduli Ketahanan Pangan ini direncanakan sebagai langkah awal untuk memperluas implementasi program serupa ke wilayah timur Indonesia yang lebih luas. DPD RI Sub Wilayah Timur II akan menjadi motor penggerak ekspansi ini, mencakup beberapa provinsi.
Provinsi-provinsi yang menjadi target perluasan meliputi Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan. Perluasan ini menunjukkan komitmen DPD RI untuk pemerataan pembangunan di sektor pangan.
Yorrys Raweyai juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Keterlibatan berbagai pihak, mulai dari penyediaan lahan, alat dan mesin pertanian, hingga proses panen dan distribusi hasil, sangat esensial agar keuntungan pertanian dapat dinikmati sepenuhnya oleh para petani.
Advertisement
"Kami berkomitmen agar dukungan penuh pemerintah dan DPD RI benar-benar dirasakan masyarakat di daerah," ujar Yorrys Raweyai, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, DPD RI, dan masyarakat lokal.
Advertisement
Harapan DPD RI di Usia Ke-21 dan Dukungan Berbagai Pihak
Dalam kesempatan peluncuran program ini, Yorrys Raweyai juga menyampaikan harapan besar menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 DPD RI pada 1 Oktober mendatang. Ia berharap DPD RI dapat terus menjadi mitra kolaboratif yang menghadirkan program nyata bagi masyarakat di seluruh daerah.
Dengan mengusung tema HUT ke-21 DPD RI ‘Dari Daerah Kita Bersatu Untuk Indonesia Maju’, Yorrys ingin menegaskan simbol kedewasaan dan komitmen lembaga dalam menjaga amanat rakyat dan daerah. Tema ini mencerminkan semangat persatuan dan kontribusi DPD RI dari daerah untuk kemajuan bangsa.
Acara peluncuran program ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat dan perwakilan penting dari lintas sektor, menunjukkan dukungan kolektif terhadap inisiatif ini. Para hadirin meliputi Wakil Gubernur Papua Tengah, Bupati Timika, Majelis Rakyat Papua (MRP), DPR Papua Tengah, DPRK, serta Forkopimda.
Advertisement
Selain itu, perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, serta Kementerian BUMN melalui Perum Bulog dan PT Pupuk Indonesia juga turut hadir. Kehadiran mereka mengindikasikan sinergi yang kuat antara DPD RI dan berbagai lembaga pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Sumber: AntaraNews