Demokrat yakin Pakde Karwo setia ikut pilihan politik partai di Pilpres 2019

Demokrat menghormati pilihan politik pribadi Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Soekarwo yang mengisyaratkan mendukung Joko Widodo sebagai capres 2019. Soekarwo juga tak diberi sanksi. Sebab, dukungan itu merupakan sikap pribadi.

Muhammad Genantan Saputra
Demokrat yakin Pakde Karwo setia ikut pilihan politik partai di Pilpres 2019
soekarwo di istana wapres. ©2018 Merdeka.com/intan umbari prihatin

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menghormati pilihan politik pribadi Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Soekarwo yang mengisyaratkan mendukung Joko Widodo sebagai capres 2019. Soekarwo juga tak diberi sanksi. Sebab, dukungan itu merupakan sikap pribadi.

"Ya biarin saja, tidak apa-apa. Beliau punya hak secara pribadi, tapi secara organisasi kan beliau sudah menyatakan akan ikut putusan DPP. Jadi tidak masalah," katanya kepada merdeka.com, Kamis (6/8).

Ferdinand yakin Soekarwo tak berpaling dari Demokrat untuk menjadi tim pemenangan Jokowi. Soekarwo merupakan kader Demokrat yang loyal. Sementara, kader Demokrat yang telah balik badan dan mendukung Jokowi adalah Tuan Guru Bajang Zainul Madji.

"Pak Karwo itu kader yang setia, militan, dan taat organisasi. Beliau akan tetap bersama Demokrat," ucapnya.

Untuk diketahui, Soekarwo atau akrab disapa Pakde Karwo menjelaskan, kadernya di tingkat provinsi mendukung Joko Widodo sebagai presiden dua periode. Walaupun DPP sudah memutuskan untuk berkoalisi dengan Gerindra agar Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden.

"Saya sampaikan hasilnya kalau di Jawa Timur itu sebagian besar ke Pak Jokowi nomor 2 ke Pak Prabowo," kata Soekarwo di Kantor Wakil Presiden, Jalan Merdeka Utara, Kamis (2/8).

Sekjen Golkar Lodewick F. Paulus menilai, hal ini membuka ruang bagi mantan politisi Demokrat Tuan Guru Bajang Zainul Madji dan Anggota Majelis Demokrat Soekarwo atau Pakde Karwo untuk masuk tim pemenangan Jokowi.

Diketahui dua orang tersebut menyatakan dukungan kepada Jokowi agar bisa memimpin lagi dua periode. Meskipun Demokrat sudah bergerak menuju koalisi Prabowo Subianto.

"Nanti tokoh siapa yang bisa memberikan masukan kepada tim kampanye nasional, belum tentu ada di dalam (partai koalisi) tetapi ada di luar, tetapi bersangkutan, bersimpati kepada Pasangan Jokowi, untuk membantu Jokowi. Kemungkinan bisa saja. Contoh Gubernur Soekarwo, TGB," ucap Lodewick usai pertemuan para Sekjen koalisi Jokowi, di Gedung Djoeang, Jakarta, Sabtu (4/8) malam.

Rekomendasi