Dasi merah capres Partai Biru
Merdeka.com - Ada yang unik dalam acara perkenalan 11 peserta Konvensi Capres Partai Demokrat di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (15/9) malam. Semua peserta mengenakan seragam, jas dan peci hitam. Namun untuk dasi, para bakal capres Partai Biru itu justru menggunakan dasi merah.
Poca Media, perusahaan branding advertising yang bekerja untuk Konvensi, mengaku semua detail acara ditentukan oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bahkan, SBY sendiri yang menentukan seragam, termasuk warna dasi yang dipakai para peserta.
Ria Yusnita dari Poca Media mengungkapkan, kombinasi kemeja putih, jas hitam, peci hitam dasi merah juga akan dipakai dalam sesi foto di kampanye nanti.
"(Ide) Murni dari Majelis Tinggi," ujar Ria di Wisma Kodel, Jakarta, Jumat (30/8).
Jika demikian, mengapa SBY memilih dasi warna merah, bukannya biru yang selama ini merupakan branding Partai Demokrat? SBY hampir tidak mungkin memberikan konfirmasi jika hanya soal dasi. Namun, makna dasi merah dan biru sudah bukan rahasia umum di dalam dunia politik dan diplomasi.
Dalam tradisi politik Amerika Serikat, seseorang yang berada di pemerintahan (eksekutif) banyak memakai dasi warna merah yang merepresentasikan makna kekuasaan/kekuatan (power). Sementara, politikus yang berada di Kongres (legislatif) kebanyakan mengenakan dasi biru yang merepresentasikan makna pengawasan (control).
Untuk presiden, pemakaian dasi merah atau biru biasanya disesuaikan dengan apa yang sang presiden ingin rasakan dari orang yang melihatnya. Ketika berkumpul dengan pemimpin negara sekutu, presiden biasanya mengenakan dasi merah yang merepresentasikan power. Namun, jika presiden berada dalam pertemuan kenegaraan yang penuh ketegangan, dasi biru yang lebih teduh biasanya jadi pilihan. Dasi biru juga biasa dikenakan saat presiden menyampaikan keterangan pers untuk hal-hal yang tidak populis, seperti kenaikan BBM.
Soal dasi merah, kata Ria, SBY sebenarnya juga tidak mau warna itu terlalu mendominasi. "Supaya tidak ada kandidat yang dominan warnanya merah. Jadi lebih jangan sampai bertentangan dengan branding Partai Demokrat," jelasnya.
Partai Demokrat memang dikenal dengan Partai Biru. Namun, untuk dasi calon presiden partainya, SBY sepertinya tahu betul bahwa warna merah - sebagai perlambang kekuasaan - tetap harus disematkan, meski warna itu sudah identik dengan partai lain. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya