Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cak Imin ajak pendukung dan pengkritik pemerintah santun di medsos

Cak Imin ajak pendukung dan pengkritik pemerintah santun di medsos Muhaimin Iskandar. ©2017 Merdeka.com/Rendi Perdana

Merdeka.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ikut berkomentar terkait membanjirnya ujaran kebencian, berita bohong dan fitnah serta provokasi yang bertebaran di media sosial. Kondisi ini berimbas pada memanasnya situasi politik dalam negeri. Dia meminta semua pihak, lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Saya imbau kepada semua pengguna sosmed lebih baik gunakan kesabaran," ungkap pria yang akrab disapa Cak Imin usai menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu (7/6).

Memanasnya situasi nasional tidak lepas dari perseteruan antara pendukung maupun pengkritik atau oposisi pemerintah di media sosial. Perseteruan di linimassa itu berujung pada konflik di masyarakat.

"Memang harus dihentikan itu yang dapat memanaskan situasi politik nasional. Kepada para pendukung pemerintah harus tetap sabar. Pendukung Pemerintah juga jangan membalas dengan cara yang keras. Kalau yang pengkritik cobalah lebih santun," pintanya.

Cak Imin menyambut baik keluarnya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang pedoman bermuamalah di media sosial. Namun, sesungguhnya fatwa MUI bersifat normatif. Untuk penindakan pelanggaran hukum yang muncul di media sosial tetap menggunakan pendekatan perundang-undangan. "Harus ada ukuran dan standar dan ukuran dari undang-undang," ucapnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP