Buru-Buru Ada Rapat, Mendes Eko Tak Kabur Usai Diperiksa Bawaslu

Rabu, 20 Maret 2019 19:32 Reporter : Merdeka
Buru-Buru Ada Rapat, Mendes Eko Tak Kabur Usai Diperiksa Bawaslu Mendes Eko Sandjojo. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekjen Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Anwar Sanusi menampik Mendes Eko Putro Sandjojo menghindari wartawan usai klarifikasi ke Bawaslu RI, Rabu (20/3). Diketahui, Mendes Eko diduga melakukan kampanye di luar cuti yang merupakan pelanggaran Pemilu.

"Bukan kabur, tapi buru-buru ada rapat lagi," kata Anwar saat dikonfirmasi media.

Selama klarifikasi, lanjut Anwar, Mendes Eko dihujani tujuh pertanyaan. Hal itu dilakukan guna tindakan lebih lanjut badan pengawas pemilu, terkait aksi Eko di Sulawesi Tenggara akhir Februari 2019.

"Kurang lebih ada 6 atau 7 pertanyaan. Karena memang substansinya hanya klarifikasi dan sangat administratif," kata Anwar yang mendampingi Mendes Eko selama proses klarifikasi.

Menurut Anwar, Mendes Eko tidak menyalahi aturan Pemilu. Hal ini dikarenakan deklarasi bersama TKN Jokowi-Ma'ruf dilakukan dengan statusnya sebagai bagian dari pendukung Jokowi.

"Sudah cuti, kedudukannya sebagai TKN," kata dia.

mobil mendes eko tinggalkan bawaslu ©Liputan6.com/Ditto Radityo


Kendati cuti tersebut sudah mendapat persetujuan Sekretariat Negara atau belum, Anwar kurang tahu detil. Menurut dia, satu hal pasti pengajuan tersebut sudah disampaikan ke bagian terkait.

"Sudah ajukan cuti, diterima atau belum? Tanya ke Setneg," Anwar menyudahi.

Sebelumnya, Mendes Eko datang sekira pukul 16.00 WIB. Awak media yang menunggunya di pintu utama Gedung Bawaslu, kucing-kucingan dengan kedatangan Mendes Eko yang diketahui melalui pintu belakang.

Tak sampai satu jam, sekitar 50 menit tiba-tiba awak media kembali dikejutkan dengan kemunculan Mendes Eko yang kembali mengecoh wartawan. Kali ini, Mendes Eko keluar melalui pintu lainnya dan langsung menaiki sedan berpelat RFS yang telah siap menjemputnya.

Awak media yang berusaha mengejar dan meminta konfirmasi terkait klarifikasi Mendes Eko, tak mendapat perhatian. Mobil berwarna hitam tersebut terus tancap gas dan meninggalkan Kantor Bawaslu.

Diketahui, Mendes Eko mengonfirmasi kepada media terkait klarifikasi di Bawaslu sore ini. Bawaslu memanggil Mendes Eko soal dugaan kampanye tanpa izin cuti di Sulawesi Tenggara pada 22 Februari 2019.

Diberitakan sebelumnya, dugaan pelanggaran Mendes Eko bermula dari agenda kampanye TKN Jokowi-Ma'ruf di Kendari. Kampanye tersebut turut dihadiri oleh Ketua TKN Erick Tohir, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Bersama Erick Thohir dan Cak Imin, Mendes Eko diduga mengacungkan jari telunjuk sebagai bentuk dukungan kepada Jokowi.

Bila benar demikian, Mendes Eko dapat terjerat sanksi pelanggaran Pasal 281 ayat 1 huruf a dan b, dan ayat 2 UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, dan Pasal 62 nomor 23 tahun 2018 dan Pasal 59 ayat 3 huruf b dan c tentang kampanye melibatkan menteri.

Reporter: Muhammad Radityo

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini