BPN: Jika DPT Masih Bermasalah, Pilpres 2019 Pertarungan Prabowo-Sandi Vs Kecurangan

Senin, 31 Desember 2018 23:23 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
BPN: Jika DPT Masih Bermasalah, Pilpres 2019 Pertarungan Prabowo-Sandi Vs Kecurangan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak khawatir Pemilu 2019 berjalan curang. Pasalnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih belum mampu menyelesaikan 31 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah, dalam hal ini masyarakat yang memiliki e-KTP belum terdaftar di DPT Pemilu 2019.

Tak hanya itu, Dahnil juga khawatir adanya masalah pemilih siluman. "Kalau kemudian DPT ini waktu kemarin masih 31 juta ini masih bermasalah, Pilpres 2018 ini namanya bukan pertarungan Prabowo-Sandi lawan Jokowi-Ma'ruf tapi pertarungan Prabowo-Sandi versus kecurangan," kata Dahnil dalam diskusi 'Refleksi Akhir' Tahun di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I No 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (31/12).

Dahnil menegaskan, jika memang hal tersebut sudah diatur, maka pertarungan Pilpres 2019 hanya akan menghasilkan pemimpin yang tak kredibel. Untuk itu, pengawasan masyarakat secara masif selama tahapan pemilu sampai penghitungan suara sangat penting supaya kecurangan tidak terjadi.

"Jadi kami akan pantengin DPT, kalau kemudian DPT itu masih dibuka peluang-peluang tambhan-tambahan yang irasional maka sejak awal Pak Prabowo menyebutkan buat apa kita bertarung. Kita mau berkompetisi antara Prabowo-Sandi vs Jokowi-Ma'ruf bukan Prabowo-Sandi vs kecurangan," tegasnya.

Dahnil pun mengimbau penyelenggara pemilu agar bisa mengembalikan kepercayaan publik yang semakin hilang karena kotak suara dari kardus. Sebabnya, kata Dahnil, publik khawatir hasil suara dari kotak kardus rawan dimanipulasi.

"Dan kami mengajak masyarakat untuk sama-sama kita awasi," ucap Mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah itu. [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini