Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Boy Sadikin dan Prasetio, pertarungan kawan lama di Pilgub DKI

Boy Sadikin dan Prasetio, pertarungan kawan lama di Pilgub DKI Boy Sadikin dan Prasetyo. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sosok Boy Sadikin, mantan Ketua DPD PDIP DKI Jakarta tak bisa dianggap remeh. Boy kini berada di tim pemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilgub DKI.

Mantan partainya, PDIP memilih mengusung Basuki T Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Menariknya, tim pemenangan Ahok-Djarot dipimpin langsung oleh Prasetio Edi Marsudi.

Dulu, Boy dan Prasetio bukan hanya sekedar kenal karena sesama kader PDIP. Keduanya dekat, bahkan dikenal sangat dekat. Boy kala itu Ketua DPD PDIP Jakarta, sementara sekretarisnya yakni Prasetio.

Sumber di kalangan Ahok-Djarot menyebutkan, Boy dan Prasetio memang dikenal 'duet maut' di PDIP DKI Jakarta. Sayang, hubungannya kini tak lagi harmonis. Bahkan, salah satu alasan Boy mundur dari PDIP karena tak lagi sepaham dengan Prasetio.

"Ini soal harga diri, bukan karena tak dicalonkan jadi gubernur oleh PDIP," bisik sumber ini, Jumat (18/11).

Salah satu persoalan yang terjadi antar Boy dan Prasetio adalah ketika proyek reklamasi bergulir. Boy sebagai ketua DPD instruksikan Fraksi PDIP di DPRD tolak reklamasi, sayang Prasetio malah mendukung.

Soal kekuatan basis massa di Jakarta, sumber ini mengatakan, sudah tentu Boy punya massa yang signifikan. Menurut dia, Boy yang mengangkat nama Prasetio di PDIP, termasuk menjadi pengurus.

"Pras baru jadi pengurus pasca Jokowi-Ahok menang di Jakarta," jelas dia.

Boy merasa sakit hati dengan apa yang telah dilakukan Prasetio. Bahkan, pernah suatu ketika, Prasetio secara diam-diam menemui Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tanpa izin Boy sebagai ketua DPD.

"Di PDIP inikan terkenal senioritas," tambah dia.

Kini keduanya bertarung untuk memenangkan jagoan masing-masing. Boy dengan Anies dan Sandiaga-nya jelas tak akan mau kalah dengan Prasetio yang menjagokan Ahok-Djarot.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bahwa terang-terangan menyebut jika akar rumput PDIP pecah. Boy membawa gerbong dari PDIP untuk memenangkan pasangan Anies-Sandiaga.

"Kemarin (blusukan) ke tempat-tempat (basis PDIP) yang sudah saya kunjungi karena sebelumnya saya dengan akar rumput sudah sangat dekat, kebetulan Pak Boy Sadikin dari PDIP yang merupakan ketua tim relawan kita," kata Sandiaga di lapangan Prestasi Futsal Penggilingan, Jakarta Timur, Kamis (17/11).

Sandiaga mengaku, dirinya diarahkan oleh Boy Sadikin ke tempat basis masa Ahok- Djarot. Menurut dia, kader PDIP di sana terang-terangan mendukung Anies-Sandi, bukan Ahok-Djarot.

"Pak Boy Sadikin yang mengarahkan, di situ teman-teman PDIP yang sekarang secara terbuka bergabung dengan Anies-Sandi," ujar Sandi.

Bahkan, Sandiaga mengklaim mendapat dukungan dari massa PDIP ranting di Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

"(dukungan PDIP) seperti Duri Kosambi. Di Jakarta Barat dan Jakarta Timur sudah terlihat ya," tukas Sandiaga.

Sementara itu, Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari membantah tegas. Menurut dia, kader PDIP hanya loyal kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Kader punya disiplin partai, setia ke ketum bukan orang lain," tegas Eva kepada merdeka.com, Jumat (18/11).

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP