Bawaslu DKI bakal cek soal video dugaan Anies bagikan sembako
Merdeka.com - Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti mengaku tak tahu perihal video dugaan Anies Baswedan-Sandiaga Uno membagikan sembako kepada warga yang beredar di media sosial. Jadi, Mimah bakal mengecek terlebih dahulu.
"Kita enggak tahu itu di mana kegiatannya. Nanti coba kita tanya dulu soalnya kita belum dapat laporan, kita juga enggak pernah tahu, itu juga tersebar, siapa pemberi informasikan cuma didapat dari media. Jadi secara langsung ke kita kan belum tahu," kata Mimah di kawasan Monas, Senin (17/4).
Mimah mengatakan, mengenai pemanggilan terhadap pasangan nomor tiga, Bawaslu tak bisa sembarangan. Menurut Mimah, Bawaslu DKI harus tahu kebenaran dari video tersebut.
"Tetap harus tahu dulu, harus mendapatkan keterangan dari tim dulu sebelum dilakukan pemanggilan. Harus tahu sebenarnya kejadiannya di mana, lebih enak memanggilnya. Ini kan peristiwanya belum tahu peristiwanya di mana," katanya.
Panwaslu pun berencana akan melihat video tersebut. "Kan informasinya dari masyarakat yang kita terima. Nanti kalau misalnya sudah, kita tindaklanjuti, kita plenokan apakah kita akan panggil tim kampanye untuk menjelaskannya," katanya.
Sebelumnya kubu Anies mengklarifikasi video tersebut. Menurut mereka, video itu merupakan saat Anies-Sandi menggelar contoh pasar murah di kawasan Menteng pada putaran pertama.
Video tersebut pun dituding kubu Ahok-Djarot sebagai bukti bahwa Anies Sandi juga kelakuan aksi bagi-bagi sembako sama dengan pihaknya. "Masih ada juga fitnah dari sebelah (kubu Ahok-Djarot) yang mengatakan Anies Sandi juga bagi-bagi sembako," ujarnya.
Dia mengklaim peristiwa itu merupakan contoh pasar murah yang nanti akan dilakukan Anies-Sandi bila memenangkan Pilkada. Pihak KPU DKI Jakarta pun diberitahu lantaran masuk ke dalam agenda kampanye paslon dan disaksikan awak media yang meliput.
Untuk itu, Yupen meminta tim Ahok-Djarot untuk menghentikan dugaan praktik politik uang dan serangan berupa fitnah. Apapun untuk sembako yang ada sebaiknya dibagikan ke fakir miskin nanti usai hari pencoblosan.
"Kembali ini kami ingatkan bertobatlah demi Pilkada terhormat dan sembako yang ada dibagikan saja ke fakir miskin nanti setelah pencoblosan," tutup Yupen. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya