Advertisement
Dalam pertemuan, Jokowi berpesan agar PSI tidak terburu-buru memilih capres yang didukung.
Turut hadir dalam pertemuan ini Ketua Dewan Pembina PSI Jeffrie Geovanie, dan Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni yang juga menjabat Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR).
"Jadi hari ini kami mengupdate situasi terkini Kopdarnas yang terakhir PSI lakukan juga kami update ke Pak Jokowi dan tadi kalau bicara soal pemilu pesannya Pak Jokowi masih sama ojo kesusu,"
Advertisement
kata Grace selepas bertemu Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (4/9).
merdeka.com
Kepada Grace, Jokowi mengungkapkan bahwa masih banyak drama-drama politik yang terjadi jelang Pilpres 2024. Maka dari itu, Jokowi meminta PSI tidak terburu-buru dan sementara untuk netral terlebih dahulu.
Advertisement
This is ti"Ini masih banyak di dunia persilatan politik ini pasti ada banyak manuver-manuver yang akan terjadi, masih akan ada banyak drama-drama sinetron yang akan terjadi. Jadi kita amati dulu aja ojo kesusu,"
tutur Grace.
"PSI netral dulu gitu ya sampai situasinya menjadi lebih jelas, jadi ya kita, kita amati gitu. Itu untuk untuk capres,"
Advertisement
sambung Grace.
Lebih lanjut, Grace mengatakan, agenda malam ini sekaligus pertemuan rutin dengan Jokowi. Menurutnya, PSI selalu rutin melapor situasi terkini kepada kepala negara.
"Seringkali mungkin nggak selalu kelihatan sama teman-teman media tapi hari ini karena semuanya juga masih stand by jadi kebetulan bisa kelihatan sama teman-teman, tapi ini pertemuan rutin kok jadi artinya nggak ada yang luar biasa banget," tutupnya.