Akhir Oktober, Golkar mulai racik strategi menangkan Jokowi di 2019
Merdeka.com - Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham menargetkan partainya dapat meraup perolehan suara 65 persen untuk memenangkan Joko Widodo dalam Pilpres tahun 2019. Strategi untuk memenuhi target ini mulai diracik pada akhir bulan Oktober tahun ini.
"Salah satu agenda pokok yang akan kita lakukan pada akhir bulan ini adalah membicarakan strategi kemenangan Pilpres 2019. Sehingga kehadiran Golkar memastikan bahwa Jokowi menang pada pilpres 2019, sebesar 65 persen," tegas Idrus usai mendaftarkan Golkar ke KPU di Menteng, Jakarta Pusat, minggu (15/10).
Untuk wakil yang akan mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang, Partai Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi. Golkar yakin bahwa Jokowi memiliki kriteria tersendiri untuk memilih pasangannya sebagai calon wakil presiden.
"Partai Golkar menyerahkan kepada pak Jokowi siapa calonnya dan kami punya keyakinan bahwa pak Jokowi akan mempertimbangkan dari aspek elektabilitas, aspirasi masyarakat, track record dan juga bagaimana kerja samanya dalam proyeksi kepemimpinan 2019 sampai 2024 yang akan datang," ujarnya.

Namun demikian, Idrus meyakini bahwa Jokowi akan membicarakan siapa calon yang akan mendampinginya di pilpres 2019 dengan para partai politik pendukung. "Tapi kami punya keyakinan bahwa pak Jokowi sebelum mengambil keputusan siapa calon wakil presiden yang akan mendampinginya, pasti akan bicara dengan partai-partai yang mendukungnya," ujar Idrus.
Idrus mengatakan dukungan Partai Golkar kepada Jokowi telah ditetapkan sejak tahun 2016 pada Rapimnas. Dia menegaskan keputusan mendukung Jokowi dalam Pilpres tahun 2019 telah final.
"Jadi masalah calon presiden Partai Golkar, telah ditetapkan pada Rapimnas pada 2016 lalu. Yaitu bahwa telah ditetapkan pak Jokowi sebagai capres dari Partai Golkar di tahun 2019 mendatang," katanya.
Selain itu, Idrus mengatakan bahwa partainya mendukung Jokowi tanpa syarat. Dia membantah dukungan diimingi dengan 'barter' kursi menteri apabila Jokowi kembali terpilih menjadi presiden dua periode.
"Partai Golkar mendukung Jokowi tanpa syarat. Masalah pergantian kabinet disilakan dan diserahkan sepenuhnya kepada Jokowi yang memiliki hak prerogatif. Untuk itu tidak ada syarat, jadi sangat tidak etis kalau kita tidak ada syarat masih bicara macam-macam." (mdk/rzk)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya