Zubaidah tewas diduga minum cairan pemutih pakaian
Merdeka.com - Zubaidah, penghuni Blok D 6 Perumahan Permata Bukit Raya, keluar rumah dengan sempoyongan dan teriak minta tolong pada warga sekitar. Jeritan wanita 36 tahun itu didengar tetangganya Jumiarti (43) sekitar pukul 06.00 wib.
Jumiarti menghampiri Zubaidah yang muntah-muntah. Aroma cairan pembersih atau pemutih pakaian tercium kuat dari nafas Zubaidah. Secara spontan, Jumiarti memberikan susu kepada Zubaidah lalu membawanya ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sesampainya di ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Arifin Ahmad, nyawa Zubaidah tak tertolong lagi. Dia menghembuskan nafas terakhir sebelum mendapatkan perawatan medis, sekitar pukul 09.00 wib.
Mendapat kabar kejadian itu, Petugas Polsek Tenayan Raya segera bergegas ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi mengamankan 2 gelas cairan yang diduga diminum Zubaidah.
"Satu gelas telah kosong, sedangkan satu gelas lagi terisa seperempatnya," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo kepada merdeka.com, Rabu (16/3).
Dugaan sementara, Ibu Rumah Tangga (IRT) ini meninggal lantaran meminum cairan itu. Namun, hingga kini, polisi belum bisa memastikan penyebab kematian Zubaidah.
"Kita masih meyelidikinya apa penyebab korban meminum cairan itu," pungkas Guntur.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya