Warga sebut Hendra Capung meninggal karena sakit maag akut
Merdeka.com - Makam Hendra Capung di Taman Pemakaman Umum Ciputat, Kota Tangerang Selatan, dibongkar orang tak dikenal dini hari tadi. Padahal jenazah Hendra baru saja dimakamkan Kamis (28/12), kemarin.
Diduga aksi pembongkaran makam itu diikuti hilangnya tali pocong di jasad Hendra. Dia dikenal warga sebagai pria pengangguran yang tinggal di musala makam.
"Dulu dia tinggal di rumah Bang Udin, karena ikut bantu-bantu jualan soto," kata Dedy (46), warga sekitar, Jumat (29/12).
Usai tak lagi berjualan soto bersama Bang Udin, jelas Dedy, Hendra sering terlihat di TPU milik warga Kelurahan Ciputat itu. Belakangan Hendra mengaku kalau dia setiap harinya menginap di musala makam.
"Iya dia kalau pagi itu bersih-bersih musala, halaman makam, jaga parkiran makam juga. Orangnya sih rajin," kata Dedy yang mengaku kerap diurut Hendra Capung.
Dia pun tak mengetahui pasti ihwal kematian Hendra. Berdasarkan informasi yang didapat, Hendra meninggal lantaran sakit.
"Katanya karena sakit perut. Perutnya kembung begitu atau maag akut. Memang dia bilang ada maag, makanya kalau ke rumah selalu makan di tempat saya. Orangnya sih enggak terlihat sakit, tapi memang awaknya kurus," ungkap Dedy. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya