Warga ringkus perampas motor sasar anak-anak di Bekasi
Merdeka.com - Kepolisian Sektor Tambun, Kabupaten Bekasi, menangkap seorang pelaku perampokan modus debt colector dengan sasaran anak-anak yang membawa sepeda motor. Untuk menakuti korban, pelaku, Widodo (40) mengancam menggunakan sebilah parang.
Kapolsek Tambun, AKP Boby Kusumawardana mengatakan, perampokan itu bermula ketika korban Putra Refani (11) melintas di Jalan Toyogiri, Kampung Jati Terowongan, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, pada Jumat (30/9) sekitar pukul 15.00 WIB.
"Korban yang masih bocah sedang disuruh oleh kakaknya membeli gorengan dan menggunakan sepeda motor Honda Beat," kata Boby, Sabtu (1/10).
Ketika sampai di lokasi kejadian, kata dia, sepeda motor yang sedang dikemudikannya diberhentikan oleh seorang pelaku. Setelah itu, pelaku meminta diantar ke kantor polisi namun permintaan pelaku ditolak korban.
"Selanjutnya pelaku mengatakan 'ini motor sudah tiga bulan belum bayar'. Tapi, korban tetap tak mau melepaskan sepeda motornya," kata Boby.
Akhirnya korban yang masih kecil tersebut berteriak sehingga mengundang pemuda di sekitar. Alhasil pelaku diamankan berikut barang bukti sebilah parang panjang dan sepeda motor.
"Buat perhatian kepada orangtua hendaknya untuk tidak memberikan sepeda motor kepada anak-anak, kalau memang mau pergi didampingi sehingga tidak menimbulkan kerawanan," kata dia.
Menurut dia, kasus tersebut masih dikembangkan, sementara tersangka meringkuk di sel tahanan Polsek Tambun dijerat dengan Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951, dan 368 KUHP tentang pemerasan. Ancamannya hukuman penjara minimal lima tahun.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya