Warga perumahan elit Citraland Manado geram sering kemalingan
Merdeka.com - Setelah beberapa kali dibobol maling, aksi pencurian kembali terjadi di Perumahan elit Citraland Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (28/6), sekitar pukul 03.00 WITA dini hari. Kali ini menimpa rumah milik Keluarga Roong-Punuh yang berada di kompleks Northern Hill II nomor 5. Dari aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur tas berwarna hitam berisi uang tunai senilai Rp 6 juta, telepon genggam merk BlackBerry dan Samsung, 3 buah jam tangan merk Guess serta sebuah dompet penuh kartu berharga.
Informasi yang dihimpun merdeka.com, pelaku diduga masuk melalui jendela belakang rumah yang lupa dikunci penghuninya setelah sebelumnya meloncat masuk dari pagar samping kiri. Merasa aman, pelaku masuk ke kamar bagian belakang dan langsung mengambil sebuah tas berwarna hitam yang terletak dalam kamar. Ironisnya, saat itu orangtua pemilik rumah sedang tertidur pulas di dalam kamar.
"Beruntung orangtua saya tidak terbangun saat kejadian, kalau terbangun pasti sudah dicelakai," tutur Letty Punuh, pemilik rumah saat ditemui wartawan, Sabtu (28/6).
Parahnya lagi, aksi pencurian yang dilakukan pelaku tergolong nekat lantaran saat beraksi, rumah yang terletak di perumahan paling mahal di kota Manado ini sedang dihuni 10 orang. Hanya saja seluruh penghuni rumah mewah ini sedang tertidur lelap di kamar masing-masing.
Letty menyesalkan aksi pencurian yang terjadi di kawasan perumahan milik raja property Ciputra ini. Menurutnya, pihak manajemen tak pernah menyikapi aksi 'tamu tak diundang' yang telah beberapa kali terjadi di perumahan ini.
Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas AKP Johny Kolondam, membenarkan adanya aksi pencurian tersebut.
"Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelaku pencurian yang telah meresahkan warga," singkat Kolondam.
Sering dimasuki maling, Citraland Manado dituntut bertanggung jawab
Seringnya perumahan elit Citraland Manado, Sulawesi Utara, dimasuki maling membuat warga menuntut pihak manajemen untuk bertanggung jawab lantaran telah menimbulkan rasa tidak aman dan mengganggu kenyamanan warga. mereka juga mempertanyakan retribusi keamanan yang ditarik setiap bulannya.
"Sebagai perumahan elit, sistem keamanan di Citraland sangat minus. Ini bukan hanya saya tapi boleh ditanya ke beberapa orang yang tinggal di Citraland. Ini sudah jadi topik pembicaraan warga," ujar Letty Punuh, warga cluster Northern Hill 2 nomor 5 kepada merdeka.com, Sabtu (28/6).
Dijelaskannya, aksi pencurian telah banyak kali terjadi di areal perumahan mewah ini. Hanya saja, pihak pengembang terkesan bersikap acuh tak acuh terhadap persoalan warga. Hal tersebut, menurut dia, memberi peluang bagi para pelaku untuk kembali menjalankan aksi tidak terpuji tersebut.
"Banyak sekali kejadian di Citraland yang hanya sampai didata setelah itu sudah nggak diproses. Pencuri ini bebas berkeliaran karena dia pikir enggak ditangkap kok. Iya kan? Aman. Jadi empuk sekali sasaran di sini," ketusnya.
Lebih jauh, Letty menyoroti pihak keamanan yang tidak berfungsi sesuai tugas dan tanggung jawab dalam memberi rasa aman.
"Perumahan elit harusnya sekuritinya elit dong tidak seperti ini. Yang jaga pos satpam bukan sekuriti tapi anak-anak yang lagi mabuk. Itu kan sangat tidak pantas? Jadi kita warga, sering menemukan di pos satpam itu banyak yang minum-minum (minuman keras). Apakah itu cerminan sebuah real estate ternama dan termahal di Manado?" tambah dia dengan geram. Retribusi keamanan yang ditarik pihak manajemen ke warga setiap bulannya pun menjadi tanda tanya tersendiri bagi para penghuni kompleks.
"Harusnya kalau merasa pengembang yang besar harus bertanggung jawab penuh dan memperhatikan keamanan dan kenyamanan. Setiap bulan kami dipotong retribusi. Tapi dengan begini kan saya merasa anda (Citraland) harus bertanggung jawab karena saya kan bayar retribusinya ke Anda. Retribusi itu dalam bentuk apa yang anda berikan ke kita?" tuturnya dengan nada tinggi.
Sementara itu, General Manager Citraland Manado Davis Sumanti belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi, nomor ponsel 08124430XXX miliknya sedang dialihkan. (mdk/gib)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya