Wapres JK soal Pimpinan MPR: Bagaimana Bagi Tugasnya Kalau 10 Orang?

Selasa, 13 Agustus 2019 17:23 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Wapres JK soal Pimpinan MPR: Bagaimana Bagi Tugasnya Kalau 10 Orang? Jusuf Kalla. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan penambahan jumlah pimpinan MPR menjadi 10 sangat berlebihan. Dia menilai jika ada 10 pemimpin pasti semua partai ingin menduduki kursi tersebut.

Berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3, pimpinan MPR saat ini berjumlah 8 orang. Akan tetapi, direvisi menjadi UU MD3 Nomor 2 tahun 2018 yang mengatur jumlah pimpinan MPR pada 2019-2024 menjadi 5 orang.

"Kalau MPR 10 pimpinannya bayangkan kalau mau rapat pimpinan 10 orang lamanya pasti sisanya banyak berarti semua partai ingin ada ketuanya lah. Ya kita berpikirlah, bukan hanya soal efisiensi bagaimana pengambilan keputusan pembagian tugasnya kalau 10 orang," kata JK di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Selasa (13/8).

Dia menilai pekerjaan MPR tidak terlalu berat. Sebab itu, dia menganggap tidak masalah jika MPR hanya dipimpin 8 orang atau kurang dari itu.

"Ah iya MPR begitu lah (kurangi), kan tugasnya tidak banyak," kata JK.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengusulkan adanya penambahan kursi pimpinan MPR. Dia mengusulkan jumlah pimpinan ditambah menjadi 10 orang.

"Awal periode ini kan pimpinan MPR 5 orang. Setelah beberapa saat, dirubah menjadi 8 orang. Tentu sangat baik jika pimpinan yang akan datang disempurnakan menjadi 10 orang dengan rincian 9 mewakili fraksi-fraksi dan 1 mewakili kelompok DPD. Soal siapa ketuanya, bisa dimusyawarahkan untuk mencapai mufakat," kata Saleh pada wartawan, Senin (12/8). [gil]

Topik berita Terkait:
  1. MPR
  2. Wapres Jusuf Kalla
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini