Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan pentingnya pelestarian perairan guna menjaga ekosistem laut dari ancaman sampah yang serius. Masalah sampah ini berpotensi merusak keindahan serta keberlangsungan biota bawah laut di wilayah tersebut.
Penegasan ini disampaikan Sarbin Sehe saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) IV Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Provinsi Maluku Utara di Ternate pada Jumat, 23 Januari. Ia menekankan bahwa keindahan bawah laut Maluku Utara adalah aset berharga untuk olahraga selam dan pariwisata bahari.
Jika tidak dijaga dengan baik, potensi besar tersebut dapat rusak parah dan berdampak negatif pada masa depan ekonomi daerah. Oleh karena itu, komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem laut menjadi sangat krusial bagi kemajuan Maluku Utara.
Advertisement
Advertisement
Sarbin Sehe menyoroti bahwa keindahan bawah laut Maluku Utara merupakan daya tarik utama bagi pengembangan olahraga selam dan sektor pariwisata bahari. Potensi ini sangat besar, namun terancam oleh masalah sampah yang masih menjadi persoalan serius.
Sampah tidak hanya merusak estetika bawah laut, tetapi juga mengancam keberlangsungan biota laut yang menjadi bagian integral dari ekosistem. Kerusakan ekosistem ini secara langsung akan mengurangi daya tarik wisata dan berdampak pada pendapatan ekonomi lokal.
Wagub mengingatkan bahwa menjaga kelestarian laut adalah investasi jangka panjang untuk keberlanjutan ekonomi daerah. Tanpa upaya pelestarian yang serius, aset berharga ini bisa hilang, menghambat pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif.
Advertisement
Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif dan tindakan nyata dari seluruh elemen masyarakat untuk mengatasi masalah sampah dan melindungi kekayaan alam bahari Maluku Utara.
Advertisement
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Sarbin Sehe juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus POSSI Maluku Utara, khususnya Ketua POSSI Rahmi Husen, atas konsistensi mereka dalam memajukan olahraga selam di daerah. POSSI dinilai memiliki peran strategis yang krusial.
POSSI tidak hanya berfokus pada pencetakan atlet selam berprestasi, tetapi juga berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga ekosistem bawah laut Maluku Utara. Organisasi ini diharapkan dapat terus aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian laut.
Musprov IV POSSI Maluku Utara diharapkan menjadi momentum penting untuk menghasilkan catatan strategis dan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti. Ini termasuk pembinaan atlet serta peningkatan prestasi di masa mendatang, sejalan dengan visi pelestarian lingkungan.
Advertisement
Rahmi Husen, Ketua POSSI Provinsi Maluku Utara, turut menegaskan urgensi peran seluruh elemen dalam menjaga dan mempromosikan kekayaan alam Maluku Utara. Potensi wisata bawah laut daerah ini sangat luar biasa dan diminati penyelam dari berbagai negara.
Advertisement
Wagub Sarbin Sehe berharap Musprov IV POSSI Maluku Utara tidak hanya memilih kepengurusan baru, tetapi juga melahirkan gagasan dan program kerja inovatif. Program ini diharapkan mampu mendorong prestasi atlet selam Maluku Utara ke tingkat yang lebih tinggi.
“Saya berharap Musprov ini tidak hanya memilih kepengurusan baru, tetapi juga melahirkan gagasan dan program kerja yang mampu mendorong prestasi atlet selam Maluku Utara ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Wagub Sarbin Sehe.
Rahmi Husen juga menyampaikan harapannya agar Musprov IV POSSI Maluku Utara dapat melahirkan kepengurusan yang solid, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pengembangan olahraga selam. Termasuk dalam pelestarian lingkungan laut secara berkelanjutan.
Advertisement
“Mari kita promosikan, kita jaga, dan kita rawat alam kita yang begitu indah, terutama alam bawah laut Maluku Utara yang selama ini menjadi daya tarik penyelam mancanegara,” ujar Rahmi Husen, menekankan komitmen bersama untuk Pelestarian Laut Maluku Utara.
Sumber: AntaraNews