Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyuarakan harapannya agar fasilitas publik di ibu kota dapat dioptimalkan. Ia menginginkan tempat-tempat tersebut menjadi ruang pemutaran film edukatif yang bermanfaat. Langkah ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pesan positif kepada masyarakat luas.
Rano Karno secara spesifik menyebut Planetarium Jakarta sebagai salah satu lokasi potensial. Pemanfaatan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dalam jangka waktu yang lebih panjang. Inisiatif ini merupakan bagian dari dukungan Pemprov DKI terhadap industri perfilman nasional.
Pernyataan ini disampaikan Rano Karno pada Sabtu (28/3/2026). Sebelumnya, ia menghadiri acara nonton bareng film "Pelangi di Mars" pada Jumat (27/3/2026). Kegiatan tersebut melibatkan ratusan anak yatim piatu dan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) di Jakarta Selatan.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Pemprov DKI untuk Industri Perfilman Nasional
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung industri perfilman nasional. Hal ini merupakan bagian dari visi menjadikan Jakarta sebagai kota sinema berkelas global. Dukungan ini mencakup berbagai upaya untuk memajukan perfilman tanah air.
Rano Karno menyampaikan hal tersebut saat kegiatan menonton bersama film "Pelangi di Mars". Acara ini dihadiri oleh 230 penerima KJP dan 169 warga binaan sosial. Mereka berasal dari Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 dan Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa.
Kegiatan nonton bareng ini bukan sekadar hiburan semata bagi para peserta. Rano Karno menekankan bahwa acara ini juga bertujuan menghadirkan kebahagiaan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan sekitar mereka.
Advertisement
Advertisement
Film Edukatif dan Kepedulian Lingkungan
Film "Pelangi di Mars" dipilih karena sarat dengan pesan moral dan harapan yang kuat. Pesan-pesan ini sangat relevan untuk membentuk karakter generasi muda Jakarta. Film ini diharapkan mampu memberikan inspirasi positif bagi penontonnya.
Rano Karno menyatakan bahwa kegiatan ini mendorong anak-anak Jakarta untuk tetap semangat dalam belajar. Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar. Acara ini berhasil menciptakan ruang kebersamaan yang edukatif dan menghibur.
Nonton bareng ini diharapkan tidak hanya memberikan hiburan semata. Lebih dari itu, acara ini bertujuan menumbuhkan semangat belajar dan rasa percaya diri. Anak-anak Jakarta juga didorong memiliki keberanian untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Advertisement
Advertisement
Keberagaman Jakarta dan Peran Film Inspiratif
Terkait dengan konten film, Rano Karno berpendapat bahwa "Pelangi di Mars" mengangkat nilai keberagaman. Nilai ini sangat sejalan dengan karakter Jakarta sebagai kota inklusif. Jakarta memberikan ruang bagi setiap anak untuk tumbuh dan meraih cita-cita mereka.
Ia mengajak anak-anak untuk tidak hanya giat belajar di sekolah. Penting juga bagi mereka untuk menjaga lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
"Seperti pelangi yang indah karena beragam warna, Jakarta juga kuat karena keberagaman," ujar Rano Karno. Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan bermimpi. Ia pun mengapresiasi para sineas dan rumah produksi yang menghadirkan film edukatif dan inspiratif bagi anak-anak Indonesia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews