Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Virus Corona Sampai Indonesia, Bupati Banyuwangi Minta Masyarakat Jangan Panik

Virus Corona Sampai Indonesia, Bupati Banyuwangi Minta Masyarakat Jangan Panik Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Melakukan Pemeriksaan Pada Mahasiswa asal Hongkong. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meminta kepada masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada seiring kabar masuknya virus Corona di Indonesia. Apalagi Banyuwangi sebagai daerah jujugan pariwisata.

Anas meminta agar masyarakat menjaga diri dari kebersihan dan konsumsi makanan yang sehat dan bervitamin.

"Mari terus jaga kesehatan, konsumsi makanan minuman Nusantara yang bergizi dan bervitamin. Di Banyuwangi langkah langkah terkait terus dijalankan melalui koordinasi berbagai pihak," kata Anas melalui akun media sosialnya, @azwaranas.a3, Senin (2/3).

Sebagai daerah yang menguatkan sektor pariwisata, sejumlah langkah antisipasi selalu dilakukan. Seperti saat kunjungan 35 Mahasiswa Fakultas Arsitektur Universitas Hongkong yang melakukan studi wisata arsitektur di Banyuwangi sejak Senin, (2/3).

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi telah melakukan tindakan antisipasi untuk pencegahan virus Corona saat mahasiswa asal Hongkong sampai di Banyuwangi. Mengingat Hongkong merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi tinggi penularan virus tersebut.

dinas kesehatan kabupaten banyuwangi melakukan pemeriksaan pada mahasiswa asal hongkong©2020 Merdeka.com

"Begitu datang di Banyuwangi, semua anggota rombongan langsung dilakukan pemeriksaan awal meliputi suhu tubuh dan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Atas oleh petugas Dinas Kesehatan. Pemeriksaan ini dilakukan karena dua indikasi tersebut merupakan gejala awal apabila terjangkit virus corona," kata Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Widji Lestariono.

Wisata arsitektur sering dilakukan oleh mahasiswa dalam dan luar negeri ke Banyuwangi dalam beberapa tahun terakhir. Selama Mahasiswa asal Hongkong di Banyuwangi, katanya, Dinkes akan terus memantau.

"Rombongan tersebut akan dipantau setiap hari oleh Dinas Kesehatan serta dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan gejala ISPA setiap harinya selama mereka berada di Banyuwangi sampai kepulangan dalam waktu dekat," jelasnya.

Dinkes juga mewajibkan mereka menggunakan masker selama beraktivitas di Banyuwangi terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

"kami akan melakukan pemantauan intensif terhadap rombongan tersebut demi kebaikan bersama. Jika dalam pemantauan tersebut ada prosedur operasional yang membuat kurang nyaman delegasi luar negeri, kami mohon dimaklumi karena ini demi kebaikan bersama," jelasnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP