Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara, mengambil langkah proaktif dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan di terminal keberangkatan. Keputusan ini diambil menyusul viralnya keluhan salah satu pengguna jasa di media sosial yang menarik perhatian publik. Evaluasi pelayanan Bandara Haluoleo ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan kepuasan seluruh penumpang.
Humas Bandara Haluoleo, Nurlansyah, pada Minggu (29/3) di Kendari, menyampaikan apresiasi tinggi atas kritik dan saran yang telah disampaikan oleh masyarakat. Masukan tersebut dianggap sebagai elemen penting dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan standar pelayanan profesional. Pihak bandara berkomitmen penuh untuk menjaga kualitas layanan yang ramah dan efisien bagi setiap pengguna jasa transportasi udara.
Insiden keluhan penumpang yang menjadi viral ini menjadi momentum krusial bagi UPBU Haluoleo Kendari untuk meninjau kembali prosedur dan etika pelayanan. Langkah cepat ini menunjukkan keseriusan manajemen bandara dalam merespons setiap masukan. Evaluasi pelayanan Bandara Haluoleo diharapkan dapat mengembalikan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap fasilitas transportasi udara di wilayah tersebut.
Advertisement
Advertisement
Pihak Bandara Haluoleo Kendari menegaskan komitmennya terhadap kenyamanan penumpang dan sikap ramah petugas sebagai prioritas utama dalam melayani seluruh pengguna jasa. Nurlansyah menyatakan, "Kami sangat menghargai setiap masukan dari masyarakat. Kenyamanan penumpang serta sikap ramah petugas merupakan komitmen utama yang selalu kami jaga dalam melayani seluruh pengguna jasa." Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya umpan balik publik dalam membentuk standar layanan yang lebih baik.
Menanggapi keluhan yang secara spesifik menyoroti area check-in penerbangan Pelita Air, pihak bandara telah bergerak cepat melakukan koordinasi intensif dengan maskapai terkait untuk mendalami kronologi kejadian yang sebenarnya. Koordinasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar permasalahan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya evaluasi pelayanan Bandara Haluoleo yang komprehensif.
Otoritas bandara tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas jika ditemukan adanya kelalaian prosedur atau sikap petugas yang tidak sesuai standar pelayanan prima. Hal ini menunjukkan keseriusan UPBU Haluoleo dalam menjaga kualitas layanan. Nurlansyah menambahkan, "Apabila dalam proses pendalaman ditemukan petugas, baik dari pihak bandara maupun maskapai, yang kurang menunjukkan sikap pelayanan yang baik, maka kami segera melakukan pembinaan, teguran, serta tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku." Komitmen ini penting untuk memastikan akuntabilitas.
Advertisement
Advertisement
Nurlansyah juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang di area terminal. Kejadian viral ini akan menjadi bahan evaluasi internal Bandara Haluoleo Kendari, agar kualitas pelayanan ke depannya semakin ramah dan profesional. Evaluasi pelayanan Bandara Haluoleo ini diharapkan membawa perbaikan signifikan. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi penumpang.
Untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan akses bagi masyarakat, UPBU Haluoleo Kendari mengimbau penumpang untuk menyampaikan saran maupun aduan melalui kanal resmi. Kanal-kanal tersebut meliputi WhatsApp di nomor 0811-400-993, akun Instagram @bandarahaluoleo, atau melalui layanan pengaduan nasional SP4N-LAPOR. Ketersediaan berbagai kanal ini menunjukkan komitmen bandara terhadap keterbukaan informasi.
Upaya ini diharapkan dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara di Sulawesi Tenggara, khususnya di objek vital nasional Bandar Udara Haluoleo Kendari. Dengan adanya sistem evaluasi dan kanal aduan yang efektif, UPBU Haluoleo Kendari berupaya menciptakan lingkungan bandara yang aman, nyaman, dan profesional. Fokus pada evaluasi pelayanan Bandara Haluoleo ini sangat penting untuk masa depan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews