Manajemen PT Gudang Garam Tbk menegaskan bahwa isu mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di pabrik Tuban, Jawa Timur, adalah tidak benar.
Informasi yang viral di media sosial tersebut dinyatakan sebagai hoaks oleh PT Merdeka Nusantara, yang merupakan penyedia tenaga kerja untuk pabrik rokok Gudang Garam di Tuban.
Pihak manajemen menyatakan bahwa sampai saat ini, operasional di pabrik Tuban berjalan dengan normal dan kondusif.
“Bukan di Tuban (tidak ada PHK massal di Gudang Garam Tuban), dan aktivitas di Tuban masih berjalan seperti biasanya. Sejak awal tahun hingga saat ini, tidak ada PHK massal,” tegas HRD PT Merdeka Nusantara, Adib Musyafak, pada Sabtu (6/9).
Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan video pendek yang menunjukkan suasana perpisahan sejumlah pekerja, yang disertai narasi tentang adanya PHK massal di Gudang Garam Tuban.
Unggahan tersebut memicu keprihatinan publik, namun perusahaan menegaskan bahwa video itu tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di Tuban.
“Sekali lagi ini bukan di Tuban, tetapi saya tidak menyebutkan di daerah mana. Di tengah kondisi seperti ini, kami mengimbau para pekerja untuk tetap tenang dan menjalankan tugasnya seperti biasa,” tambah Adib.
Dengan klarifikasi ini, PT Gudang Garam berharap isu yang beredar tidak menimbulkan keresahan di kalangan karyawan yang berjumlah sekitar 800 orang maupun masyarakat Kabupaten Tuban.
Pihaknya juga meminta semua pihak untuk lebih jeli dalam menerima informasi dari media sosial.
“Kami berharap kepada masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi di media sosial, tidak mudah terprovokasi, dan harus memperhatikan kebenaran informasinya,” jelasnya.
Sementara itu, Rohman Ubaid, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Tuban, juga membantah adanya PHK.
“Tidak benar, MN (Merdeka Nusantara/Gudang Garam) di Tuban tidak ada PHK,” tegas Rohman.