Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani tengah berada di Amerika Serikat (AS) untuk melakukan negosiasi terkait kebijakan perang dagang Presiden Donald Trump dengan Indonesia. Pengenaan tarif impor sebesar 32 persen oleh Presiden Donald Trump memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian Indonesia.
Penurunan ekspor, pelemahan nilai tukar rupiah, dan penurunan pertumbuhan ekonomi dapat memengaruhi kehidupan masyarakat. Menteri Sri Mulyani, dalam pengumuman terbaru hasil negosiasi, mengungkapkan pesan penting dari pihak Trump terkait keinginan di balik perang.
Hal ini disampaikan Sri Mulyani dalam konferensi pers, Jumat (25/5). Sebelumnya, dalam negosiasi, Pemerintah Prabowo telah menyampaikan tawaran dan permintaan kepada Pemerintah AS untuk mencapai perdagangan yang adil dan berimbang (fair and square trade).