Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh warga Jawa Barat, khususnya bagi warga yang kurang mampu. Apabila sebagai pemimpin dia belum mampu mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat.
Hal itu diungkap Dedi dengan suara bergetar menahan tangis di Lapangan Gasibu, Bandung, Senin (31/1).
"Marilah kita minta maaf pada anak-anak miskin yang tidak bisa sekolah, marilah kita minta maaf pada orang-orang miskin yang mereka masih tak sanggup makan sebaik makannya kita. Marilah kita minta maaf pada orang-orang fakir yang harus dia mencuri hanya untuk kebutuhan keluarganya. Kita tinggalkan keangkuhan dan kesombongan kita," kata Demul dengan suara bergetar.