Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengungkapkan, defisit negara pada 2026 turun tajam dibandingkan 2025. Defisit ditetapkan pada 2026 sebesar 2,48 persen terhadap PDB. Hal ini diungkapkan Sri Mulyani saat rapat kerja bersama Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (22/8).
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto pada pidato nota keuangan 2026 mengatakan bakal mengurangi defisit secara bertahap. Dia bercita-cita hal ini bisa diwujudkan pada 2027 atau 2028.
"Defisit 2026 didesain di 2,48 persen. Kalau kita bandingkan dengan tahun ini, yang diperkirakan mencapai 2,78, ini adalah penurunan yang cukup tajam dan ini masih konsisten, bahwa pada saat kita mampu melakukan konsolidasi fiskal di dalam rangka untuk menjaga risiko APBN dan pembiayaan," kata Sri Mulyani.