Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat dengar pendapat dengan Dirut Pertamina dan PLN di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/5). Anggota Komisi VI Fraksi PDIP, Mufti Anam mengatakan, dirinya memiliki banyak kritik terhadap dua BUMN besar ini.
Mufti menyebut kritiknya merupakan bentuk perintah dari Ketum Megawati Soekarnoputri untuk menyawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar berjalan baik. Salah satu masalah yang disorotinya ialah kualitas BBM khususnya di Balikpapan.
Rakyat Balikpapan, menurutnya, masih mengeluhkan sepeda motornya rusak seusai mengisi BBM Pertamina. Padahal, kasus BBM oplosan sudah lama terjadi dan seharusnya sudah ada perubahan.