Advertisement
Advertisement
Hal itu disampaikan saat menjawab pertanyaan kantor berita Reuters dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/6).
Bahlil menyampaikan saat dirinya menjabat sebagai Kepala BKPM, ia mengaku juga sempat diprotes oleh beberapa pihak karena memberikan IUP kepada pengusaha-pengusaha asing. Namun kini saat IUP akan diberikan kepada ormas keagamaan justru hal tersebut juga diributkan dengan mengaitkan janji politik.