Usai Dilantik Presiden, Khofifah-Emil Akan Sujud Syukur di Masjid Al Akbar Surabaya

Senin, 11 Februari 2019 22:00 Reporter : Moch. Andriansyah
Usai Dilantik Presiden, Khofifah-Emil Akan Sujud Syukur di Masjid Al Akbar Surabaya Khofifah Indar Parawansa di Universitas Maulana Malik Ibrahim. ©2018 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak segera dilantik Presiden Joko Widodo ( Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2) lusa.

Setibanya di Surabaya, keduanya akan melakukan sujud syukur di Masjid Al Akbar Surabaya dan melakukan pidatonya yang kali pertama di Tugu Pahlawan Surabaya.

Tim Kreatif Khofifah-Emil, Helmy M Noor mengatakan, usai pelantikan di Jakarta, tim akan melakukan rangkaian penyambutan mulai dari Bandara International Juanda Surabaya di Sidoarjo pada Kamis (14/2), pukul 12.00 WIB.

Dari bandara, Khofifah-Emil menuju Masjid Al Akbar Surabaya untuk menunaikan Salat Sunnah Tahiyatul Masjid, dilanjutkan dengan jemaah Salat Zuhur dan doa bersama yang kemudian diakhiri dengan sujud syukur.

"Kemudian saat keluar dari pintu timur masjid, keduanya akan disambut dengan selawat nabi diiringi 1.000 rebana, lalu naik Jeep dengan dikawal 30 mobil Jeep menuju Tugu Pahlawan," terang Helmy, Senin (11/2).

Di monumen perjuangan Arek-arek Suroboyo ini, Khofifah-Emil juga akan disambut 199 Penari Remo. "Beliau berdua akan memberikan pidato kerakyatan sebagai pidato pertama setelah dilantik," lanjutnya.

Selesai di Tugu Pahlawan, keduanya akan bergeser ke Hotel Mojopahit, Jalan Tunjungan menuju Gedung Grahadi simbol pemerintahan di Jatim- di Jalan Gubernur Suryo.

Di Hotel Majapahit ini, Khofifah-Emil akan naik kereta khas Madura dan diarak oleh relawan dengan berjalan kaki, diiringi musik Ul-Daul dan barisan drumband, barongsai dan kesenian lainnya. "Kami juga memohon maaf, apabila nanti ada sedikit kemacetan sebentar saat rombongan melintas," kata Helmy lagi.

Tiba di Grahadi, keduanya akan disambut Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jawa Timur, Muslimat NU, dan masyarakat yang dilanjutkan pembacaan doa khotmil Quran oleh 99 hafid-hafidoh.

Terkait 99 hafid-hafidoh ini, Helmy menjelaskan, karena hal itu berseiring dengan Program 99 hari Khofifah-Emil memimpin Jawa Timur, sekaligus diambil dari semangat asma'ul husna yang memiliki makna historis dan spiritual yang tinggi.

"Setelah itu, acara dilanjutkan buka puasa bersama saat Maghrib karena kebetulan hari itu, Kamis, Ibu Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur menunaikan puasa sunnah, jadi sekaligus buka puasa, terus Salat Maghrib berjemaah dilanjutkan istigasah," ungkap Helmy.

Setelah Maghrib berjemaah, acara dilanjutkan ramah-tamah dengan para undangan dan relawan yang datang di Gedung Grahadi, serta pemberian santunan kepada anak yatim. Acara akan berakhir pada pukul 21.00 WIB. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini