Usai Berhubungan Intim, Pemuda di Deli Serdang Dirampok dan Kekasihnya Diperkosa

Jumat, 11 Juni 2021 23:46 Reporter : Uga Andriansyah
Usai Berhubungan Intim, Pemuda di Deli Serdang Dirampok dan Kekasihnya Diperkosa ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nasib apes dialami seorang pemuda di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berinisial YP (22). Pasalnya, YP dan kekasihnya SA (18) menjadi korban perampokan yang dilakukan oleh MN (37).

Bukan hanya merampas motor dan ponsel milik korban, pelaku perampokan juga memerkosa SA. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (18/5) bulan lalu.

Kasatreskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Firdaus mengatakan perampokan disertai dengan tindakan rudapaksa itu berawal saat YP menjemput SA di rumahnya di Desa Batu Budimba, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang, sekitar pukul 20.00 WIB.

"Kemudian pada pukul 22.00, YP dan SA berniat melakukan hubungan badan. Selanjutnya, pada pukul 22.30 WIB mereka mencari tempat untuk melakukan hubungan badan,” kata Firdaus di Mapolresta Deli Serdang, Jumat (11/6).

Lanjut Firdaus, YP dan SA kemudian sepakat untuk berhubungan badan di wilayah perkebunan kelapa sawit di Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjung Morawa. Setelah melakukan hubungan layaknya suami istri, YP dan SA dipergoki oleh tersangka MN. Kemudian, MN menegur YP dan menyuruhnya untuk jongkok sambil diancam dengan sebuah kayu.

"Saat itu YP menuruti kemauan pelaku (disuruh jongkok). Lalu, MN memaksa SA naik ke motor YP. Selanjutnya, tersangka membawa SA ke sebuah perkebunan sawit di Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang sekitar pukul 01.00 WIB," ungkap Firdaus.

Setelah tiba di lokasi, MN langsung memerkosa SA sebanyak dua kali. Usai menyalurkan hasrat bejatnya, MN membawa SA ke Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

"Sekitar pukul 04.15 WIB korban diturunkan di jalan,” sebut Firdaus.

YP yang mengalami kerugian karena kehilangan motor dan ponselnya langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian. Kemudian, pada Rabu (9/6) polisi meringkus MN di rumahnya di Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa.

"Atas perbuatannya dikenakan pasal pencurian dan kekerasan. Pasal 365 dan atau Pasal 363 dari KUHP ancaman hukuman maksimal 12 tahun," ujar Firdaus.

Sedangkan terkait pemerkosaan yang dilakukan MN terhadap SA. Polisi belum menerima laporan dari pihak korban yakni SA.

"Apabila sudah membuat laporan Satreskrim Polresta Deli Serdang akan melimpahkan ke Polrestabes Medan. Musababnya, lokasi pencabulan berada di wilayah hukum Polrestabes Medan," pungkas Firdaus. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini