Seorang TKW Hong Kong asal Kabupaten Kediri menjadi viral di media sosial karena mengunggah video telanjangnya di akun Facebook. Pelaku dilaporkan ke polisi atas tuduhan pelecehan terhadap budaya Banyuwangi karena di dalam tontonan tak senonoh itu diiringi lagu bahasa osing.Para aktivis keluarga migran Indonesia atau Kami Asal Banyuwangi mendatangi kantor Desa Mangunrejo Ngadiluwih Kabupaten Kediri untuk melacak tempat tinggal Sri Utami. Sri utami merupakan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Hong Kong yang dinilai telah melecehkan budaya bumi Blambangan karena mengunggah video telanjangnya dengan iringi lagu bahasa osing di jejaring sosial Facebook.Ketua Organisasi Kami Banyuwangi Krisna Hadi mengatakan, tindakan Sri Utami mengupload video tak senonoh telah melukai masyarakat Banyuwangi dan juga para TKI yang kini bekerja di luar negeri."Itu sebabnya para aktivis kami turun langsung ke Kediri untuk menindak lanjuti laporan mengenai alamat tempat tinggalnya. Organisasi ini juga sudah melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian Resort Banyuwangi," terang Krisna Hadi, di Kediri, Kamis (27/10).Berdasarkan data penduduk Desa Mangunrejo, ada satu warga yang bernama Sri Utami tinggal di Dusun Beduk. Yang bersangkutan sudah lama menjadi TKW ke luar negeri. Kalangan pemuda desa setempat bahkan mengaku telah mengetahui adanya tindakan tidak terpuji Sri Utami."Kasus tersebut adalah tanggung jawab pribadi yang bersangkutan," kata Maksun, Kepala Dusun Beduk.Aktivis Kami Banyuwangi berharap melalui hasil investigasi yang dilakukan bisa menjadi bahan pertimbangan pemerintah dan juga aparat kepolisian untuk menjatuhkan sanksi berat berupa deportasi dan pidana. Sebab tindakan keterlaluan utami melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Nomor 11 tahun 2008.
Upload video bugil diiringi lagu osing, TKW asal Kediri dipolisikan
Upload video bugil diiringi lagu osing, TKW asal Kediri dipolisikan. Tindakan Sri Utami yang mengupload video tak senonoh dinilai telah melukai masyarakat Banyuwangi dan juga para TKI yang kini bekerja di luar negeri.
Advertisement
Rekomendasi