Uji Coba Sepekan, Pemkot Palembang Batasi 30 SMP dan 5 SD Tiap Kecamatan Gelar PTM

"Jika berjalan sukses selama satu pekan ini, maka PTM akan diperbanyak, tergantung evaluasi nanti," terangnya.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Uji Coba Sepekan, Pemkot Palembang Batasi 30 SMP dan 5 SD Tiap Kecamatan Gelar PTM
Murid Kelas 1 SD Ikuti Pembelajaran Tatap Muka. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Pemerintah Kota Palembang menetapkan pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai 6 September 2021. Namun tidak semua sekolah diizinkan selama masa uji coba.

Kepala Dinas Pendidikan Palembang Ahmad Zulinto mengungkapkan, pihaknya telah menetapkan pembagian sekolah untuk memulai PTM, dengan rincian 30 SMP negeri, 3 SD negeri, 2 SD swasta, dan 3 PAUD per kecamatan. Sementara SMP swasta diusulkan 60 SMP secara keseluruhan dan masih dalam pengkajian.

"Tiap kecamatan dilakukan pembatasan di awal PTM, sudah kita putuskan," ungkap Zulinto, Rabu (1/9).

Setiap sekolah yang ditunjuk harus menyiapkan fasilitas pendukung dalam rangka pemenuhan protokol kesehatan. Waktu yang tersisa sebelum pelaksanaan harus dimanfaatkan agar siap pada waktunya.

"Tim akan mendatangi setiap sekolah untuk memastikan fasilitasnya lengkap dan siap gelar PTM agar jangan sampai wali siswa kecewa," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, orang tua hanya diperbolehkan mengantar di depan gerbang sekolah. Satgas akan mengarahkan siswa mencuci tangan dan mengecek suhu tubuh.

"Semua siswa wajib mengenakan masker dan tidak boleh berkeluyuran di luar kelas, tidak boleh berkerumun dan langsung pulang begitu kegiatan belajar mengajar selesai," kata dia.

Sementara sistem pembelajaran dibagi tiga shif dengan masing-masing selama dua jam. Mata pelajaran yang diajarkan hanya bersifat yang penting.

"Jika berjalan sukses selama satu pekan ini, maka PTM akan diperbanyak, tergantung evaluasi nanti," terangnya.

"Vaksinasi bagi siswa akan terus dilakukan sampai semuanya divaksin," tutupnya.

Rekomendasi