Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tutup Spa & Karaoke Venesia BSD, Pemkot Tangsel Tunggu Hasil Penyelidikan Polri

Tutup Spa & Karaoke Venesia BSD, Pemkot Tangsel Tunggu Hasil Penyelidikan Polri Bareskrim gerebek tempat karaoke eksekutif Venesia BSD. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, mengaku akan membahas penyegelan yang diawali penggerebekan Direktorat Narkotika Polda Metro Jaya terhadap hotel Venesia, BSD, pada Sabtu (11/9) kemarin. Saat ini pihaknya juga masih menunggu hasil penyelidikan Polisi atas penggerebekan itu.

"Nanti kita lihat levelnya (kesalahan) dimana. Saya enggak mengambil keputusan sendiri, nanti dibahas di Wasdal (pengawasan dan pengendalian). Apakah karaokenya saja yang kita tutup atau hotelnya juga kita berikan sanksi yang memadai," tegas wali kota Tangsel, Benyamin Davnie dikonfirmasi, Selasa (14/9).

Dia menjelaskan, Venesia hotel dan karaoke di BSD, kecamatan Serpong itu, sudah beberapa kali diperingati oleh Satpol PP. Namun, tempat usaha hotel yang izin usaha Spa dan Karaokenya telah dicabut pada Agustus 2020 lalu itu, masih saja membandel dengan sejumlah pelanggaran yang dilakukan.

"Kalau umpamanya tingkat kesalahannya sudah parah. Kita tahu sudah berapa kali itu diperingati sama Pol PP, bisa saja tidak menutup kemungkinan itu (Venesia) di tutup sampai PPKM selesai, bisa saja kita ambil sanksi seperti itu. Tapi nanti kita bahas di tim teknis," kata Benyamin.

Namun begitu, pihak Pemkot Tangsel masih akan menunggu proses dari Kepolisian (Dit Narkoba Polda Metro Jaya), sebelum menindak kenakalan dan pelanggaran yang dilakukan manajemen Venesia hotel.

"Saya menunggu dulu proses di polisi seperti apa, informasinya nanti penindakannya secara administrasi diserahkan ke Pemkot. Kalau kaitannya dengan posisi kita itu kan dengan perizinannya," ucap Benyamin.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP