Truk Bermuatan 6 Kg Ganja Disetop Polisi, 2 Orang Diciduk

Kamis, 5 September 2019 23:45 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Truk Bermuatan 6 Kg Ganja Disetop Polisi, 2 Orang Diciduk BNN Hentikan Truk Muatan Ganja 6 Kg. ©2019 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menghentikan sebuah truk di Tol Semarang-Batang Km 343/600, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Ternyata truk tersebut bermuatan 6 kg ganja.

Dua pelaku diamankan yakni Slamet Widodo, (43) warga Karangandong Metuk, Mojosongo, Boyolali dan Kodrat Kharis (32) warga Karangbulu, Mudal, Boyolali.

"Kami setop truk saat melintas di tol karena memuat 6 kg ganja. Dua pelaku kami amankan untuk pengembangan lebih lanjut," kata Plt Kepala Bidang Pemberantasan BNN Jateng, Susanto, Kamis (5/9).

Dia menjelaskan, kejadian bermula saat truk bermuatan 6 kg ganja itu semula melintas di tol Semarang-Batang, Rabu (4/9) pukul 06.50 WIB. Petugas yang mencurigai langsung menghentikan laju truk yang dikendarai Slamet Widodo tersebut.

"Kami cek terdapat ganja langsung kita sita," ujarnya.

Dari keterangan kedua sopir, mengaku jika ganja itu merupakan pesanan Patmulyo (27) warga Jl. Sono Tirto, Desa Pancuran, Kota Salatiga. Patmulyo akhirnya diringkus saat tengah menunggu kiriman ganja di SPBU Payaman, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

Setelah melakukan pemeriksaan, petugas BNN Jateng akhirnya mengetahui jika tersangka Patmulyo hanya bertindak sebagai kurir. Ia mendapat perintah dari M. Saddam Husein bin Junedi yang saat ini berstatus sebagai narapidana kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Brebes.

Petugas pun langsung meringkus Sadam di LP Brebes. Dari tangan Saddam petugas menyita satu buah handphone merk Samsung J5.

Saddam sebenarnya merupakan pemain lama dalam hal peredaran narkoba jenis ganja. Sebelumnya, ia juga pernah diringkus petugas saat tengah mengambil paket 10 kg yang dikirim dari Sumatra Utara pada 2017 lalu. Ia saat ini masih menjalani hukuman penjara dengan vonis 9 tahun. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini