Trivia: RSUD Wangaya Rugi Rp50 M Akibat Banjir, Menkes Janjikan Bantuan Rp30 Miliar untuk Perbaikan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjanjikan Bantuan Menkes RSUD Wangaya hingga Rp30 miliar untuk perbaikan pasca-banjir, memicu pertanyaan kapan fasilitas vital ini pulih sepenuhnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Trivia: RSUD Wangaya Rugi Rp50 M Akibat Banjir, Menkes Janjikan Bantuan Rp30 Miliar untuk Perbaikan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjanjikan Bantuan Menkes RSUD Wangaya hingga Rp30 miliar untuk perbaikan pasca-banjir, memicu pertanyaan kapan fasilitas vital ini pulih sepenuhnya. (AntaraNews)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin telah menjanjikan bantuan signifikan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya di Denpasar, Bali. Janji ini datang menyusul kerusakan parah yang dialami rumah sakit tersebut akibat banjir besar yang melanda wilayah itu. Kunjungan langsung Menkes pada 25 Oktober menjadi titik terang bagi upaya pemulihan fasilitas kesehatan vital ini.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kondisi fasilitas rumah sakit yang membutuhkan bantuan alat kesehatan senilai puluhan miliar rupiah. Menkes Budi menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk membantu RSUD Wangaya agar dapat kembali beroperasi optimal. Harapannya, bantuan ini dapat segera direalisasikan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Bantuan yang dijanjikan Menkes ini merupakan respons cepat terhadap laporan kerugian yang mencapai angka fantastis. Kondisi ini menyoroti urgensi penanganan pasca-bencana dan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat infrastruktur kesehatan. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di Denpasar.

Janji Bantuan dan Rincian Kerugian

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin secara langsung menyatakan komitmennya untuk memberikan Bantuan Menkes RSUD Wangaya. "Kita memang sudah rencanakan untuk bantu Wangaya, tadi saya lihat daftar alat-alatnya, nilainya sekitar Rp20 miliar sampai Rp30 miliar, harusnya bisa didapat tahun ini," kata Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan Pemprov Bali di Denpasar, Sabtu.

Berdasarkan laporan manajemen RSUD Wangaya, kerugian akibat bencana banjir diperkirakan mencapai Rp50 miliar. Angka kerugian ini mencakup kerusakan pada alat kesehatan esensial, infrastruktur gedung yang vital, hingga sistem operasional pelayanan pasien yang terganggu. Dampak banjir ini sangat dirasakan oleh seluruh bagian rumah sakit.

Bantuan yang dijanjikan ini diharapkan dapat menutup sebagian besar kerugian tersebut, khususnya dalam pengadaan alat kesehatan. Menkes menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan ini secara maksimal oleh pihak rumah sakit daerah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Denpasar dan Bali secara berkelanjutan.

Sinergi Pusat-Daerah dan Harapan Peningkatan Layanan

Kunjungan Menkes Budi Gunadi Sadikin ke RSUD Wangaya merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi ini krusial dalam percepatan pemulihan serta peningkatan kualitas layanan kesehatan pasca-banjir yang melanda Denpasar pada awal September 2025 lalu. Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi tantangan bencana.

Menkes Budi juga menekankan pentingnya peran RSUD Wangaya sebagai fasilitas kesehatan yang sangat vital. "Membangun rumah sakit memang tidak mudah, tapi menjaga dan memperkuatnya jauh lebih penting, RSUD Wangaya sangat vital bagi 800 ribu warga Denpasar, sehingga pemerintah pusat siap membantu penyediaan alat kesehatan agar pelayanan bisa segera pulih dan semakin kuat," ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi pemulihan cepat.

Dalam arahannya, Menkes juga menyoroti pentingnya implementasi transformasi sistem kesehatan nasional. Ini termasuk penguatan layanan primer, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta percepatan digitalisasi layanan kesehatan di daerah. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem kesehatan yang lebih tangguh dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Respon Pemerintah Daerah dan Upaya Pemulihan RSUD Wangaya

Kunjungan Menteri Kesehatan bermula dari usulan Gubernur Bali Wayan Koster yang disampaikan pada 16 September 2025 di Jakarta. Saat itu, Wayan Koster menyampaikan permohonan Bantuan Menkes RSUD Wangaya yang mengalami kerusakan akibat banjir. Permohonan ini juga merupakan aspirasi dari Wali Kota Denpasar I.G.N. Jaya Negara, mewakili masyarakat Kota Denpasar.

Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan rasa senangnya atas kedatangan Menkes Budi Gunadi Sadikin langsung ke Pulau Dewata. "Kami berterima kasih kepada Bapak Menteri Kesehatan yang telah meninjau langsung RSUD Wangaya, Pemprov Bali berkomitmen memperkuat sistem kesehatan yang tangguh, termasuk membangun rumah sakit daerah yang lebih siap menghadapi bencana," ujar Koster. Ini menunjukkan apresiasi terhadap perhatian pemerintah pusat.

Sementara itu, Direktur RSUD Wangaya Anak Agung Made Widiasa menambahkan bahwa pasca-banjir besar, pihaknya berupaya keras menjaga pelayanan kepada masyarakat di tengah keterbatasan. "Banjir merusak gudang obat, ruang keuangan, genset, dan beberapa alat medis, kami sudah mengajukan kebutuhan alat kesehatan ke Kemenkes, dan 12 jenis alat baru akan segera dikirim untuk mendukung pelayanan madya," kata Anak Agung Made Widiasa. Pengiriman alat baru ini diharapkan dapat segera memulihkan kapasitas operasional RSUD Wangaya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi