Trivia Medali: AIN Mendominasi, China Salip AS di Puncak Klasemen Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 Jakarta

AIN, China, dan Amerika Serikat bersaing ketat di puncak klasemen Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 Jakarta. Siapa yang akan keluar sebagai juara umum?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Trivia Medali: AIN Mendominasi, China Salip AS di Puncak Klasemen Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 Jakarta
AIN, China, dan Amerika Serikat bersaing ketat di puncak klasemen Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 Jakarta. Siapa yang akan keluar sebagai juara umum? (AntaraNews)

Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta telah memasuki hari terakhir kompetisi yang menegangkan. Tiga kekuatan utama, yakni Atlet Netral Individu (AIN), China, dan Amerika Serikat, terus menunjukkan dominasi mereka dalam perolehan medali.

Pergeseran posisi di klasemen sementara menjadi sorotan utama, terutama setelah final apparatus hari pertama. Para atlet berjuang keras untuk menambah pundi-pundi medali bagi negaranya masing-masing di Indonesia Arena.

Data terbaru per Sabtu pukul 07.00 WIB menunjukkan persaingan ketat. Setiap medali yang diraih memiliki arti penting bagi posisi negara di papan klasemen.

Dominasi AIN dan Pergeseran Kekuatan

Atlet Netral Individu (AIN) berhasil mencuri perhatian dengan performa gemilang dari Angelina Melnikova. Pesenam asal Rusia ini sukses meraih dua medali emas, yaitu pada nomor kuda lompat dan all-around putri.

Selain itu, Melnikova juga menambah koleksi medalinya dengan perak pada nomor palang bertingkat. Keberhasilan ini menempatkan AIN di posisi teratas klasemen sementara dengan total dua emas dan satu perak.

Sementara itu, China menunjukkan kekuatan yang signifikan setelah final apparatus hari pertama. Mereka berhasil menyalip posisi Amerika Serikat di klasemen sementara.

Pesenam debutan Yanming Hong menjadi salah satu penyumbang emas penting bagi China. Ia berhasil meraih medali emas pada nomor gelang-gelang (cincin) dengan nilai total 14,600.

Kejutan dari China dan Amerika Serikat

Tim China tampil sangat konsisten, dengan atlet-atletnya hampir selalu naik podium di setiap nomor alat. Setelah Qinying Zhang dan Zhang Boheng meraih medali di nomor all-around, Fanyuwei Yang dan Xingyu Lan turut menyumbangkan medali.

Fanyuwei Yang memperoleh perunggu di nomor palang bertingkat putri, sedangkan Xingyu Lan meraih perunggu di nomor gelang-gelang (cincin). Kontribusi ini memperkuat posisi China di peringkat kedua klasemen Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.

Amerika Serikat berada satu strip di bawah China, dengan selisih satu medali perunggu. Pesenam veteran Donnell Whittenburg akhirnya berhasil membawa pulang medali emas ke Baltimore.

Whittenburg meraih emas di nomor gelang-gelang (cincin) setelah beberapa kali penampilannya di Kejuaraan Dunia. Debutan AS, Patrick Hopes, juga sukses menyumbang perunggu, demikian pula Joscelyn Roberson yang naik podium di urutan ketiga untuk nomor kuda lompat putri.

Inggris Bersinar di Senam Lantai dan Pesaing Lainnya

Inggris juga menunjukkan performa impresif, terutama di nomor senam lantai putra. Jake Jarman berhasil meraih medali emas, sementara rekan senegaranya, Luke Whitehouse, menyabet medali perak.

Prestasi ini membawa Inggris naik ke posisi keempat dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 Jakarta. Negara-negara lain seperti Jepang dan Aljazair juga berhasil meraih medali emas.

Daiki Hashimoto dari Jepang memenangkan emas di all-around putra, dan Kaylia Nemour dari Aljazair meraih emas di palang bertingkat putri. Kompetisi ini menunjukkan penyebaran bakat senam artistik dari berbagai penjuru dunia.

  • 1. AIN (Atlet Netral Individu): 2 Emas, 1 Perak, 0 Perunggu
  • 2. China: 1 Emas, 1 Perak, 3 Perunggu
  • 3. Amerika Serikat: 1 Emas, 1 Perak, 2 Perunggu
  • 4. Inggris: 1 Emas, 1 Perak, 0 Perunggu
  • 5. Jepang: 1 Emas, 0 Perak, 0 Perunggu
  • 6. Aljazair: 1 Emas, 0 Perak, 0 Perunggu
  • 7. Kanada: 0 Emas, 1 Perak, 0 Perunggu
  • 8. Armenia: 0 Emas, 1 Perak, 0 Perunggu
  • 9. Turki: 0 Emas, 1 Perak, 0 Perunggu
  • 10. Filipina: 0 Emas, 0 Perak, 1 Perunggu
  • 11. Swiss: 0 Emas, 0 Perak, 1 Perunggu

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi