Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah mempersiapkan langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan Banten International Stadium (BIS). Optimalisasi ini mencakup perbaikan akses jalan dan infrastruktur pendukung lainnya demi kenyamanan serta keamanan pengunjung.
Langkah ini diambil seiring dengan ditetapkannya stadion megah berkapasitas 30.000 penonton tersebut sebagai kandang bagi dua klub sepak bola Liga 2, yakni Adhyaksa FC Banten dan Dewa United Banten FC. Dengan demikian, BIS akan menjadi pusat perhatian bagi para penggemar sepak bola di wilayah Banten dan sekitarnya.
Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan bahwa Banten International Stadium akan menjadi tuan rumah untuk sembilan laga kandang Adhyaksa FC. Pertandingan perdana dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 22 September mendatang, menandai dimulainya era baru bagi stadion kebanggaan masyarakat Banten ini.
Advertisement
Advertisement
Optimalisasi Banten International Stadium sebagai Kandang Liga 2
Penetapan Banten International Stadium sebagai markas bagi Adhyaksa FC dan Dewa United Banten FC membawa konsekuensi pada kebutuhan peningkatan fasilitas. Stadion yang mampu menampung 30.000 penonton ini memerlukan sentuhan lebih lanjut pada infrastruktur pendukungnya.
Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya pembenahan ini. "Kita punya stadion kapasitas 30.000 penonton, namun lapangan kita memerlukan banyak sentuhan, yaitu supporting dari penunjang stadion itu sendiri, baik keamanan maupun infrastruktur," ujar Andra.
Kesiapan infrastruktur yang memadai akan memastikan kelancaran setiap pertandingan dan kenyamanan bagi ribuan suporter yang akan datang. Hal ini juga menjadi krusial untuk memenuhi standar keamanan dan kenyamanan yang ditetapkan oleh operator liga.
Advertisement
Advertisement
Fokus Perbaikan Aksesibilitas dan Infrastruktur Pendukung
Pelebaran jalan menjadi prioritas utama dalam upaya perbaikan infrastruktur menuju Banten International Stadium. Akses yang lancar sangat dibutuhkan untuk menampung volume kendaraan dan penonton yang diperkirakan akan sangat tinggi.
Gubernur Andra Soni telah menyampaikan permohonan bantuan kepada pemerintah pusat terkait pelebaran jalan raya Serang-Pandeglang. "Saya telah menyampaikan kepada pemerintah pusat, mohon bantuannya supaya jalan raya Serang–Pandeglang tersebut diperlebar agar akses masyarakat lancar. Selain untuk olahraga, ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi," jelasnya.
Selain pelebaran jalan utama, Pemprov Banten juga merencanakan pembangunan jalan tembus dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menuju stadion. "Untuk jalan tembus kita sekarang sudah perencanaan, kemudian tahun depan sudah pembebasan lahan. Harapannya cuma 800 meter, jadi lebih cepat lagi," tambah Andra. Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menambahkan bahwa perbaikan akses juga mencakup jalan lingkar dan pengembangan area parkir. "Dari pihak kepolisian menilai dari sisi aksesibilitas, mulai parkir, mulai jalan akses, ini mungkin belum bisa memaksimalkan jumlah penonton 30.000 (orang). Itu yang terus kita dorong ke pusat," katanya.
Advertisement
Advertisement
Dampak Ekonomi dan Visi Jangka Panjang BIS
Penguatan infrastruktur di sekitar Banten International Stadium tidak hanya bertujuan untuk mendukung pertandingan sepak bola, tetapi juga untuk meningkatkan dampak ekonomi daerah. Keberadaan stadion ini diharapkan dapat menjadi magnet bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
"Dampaknya pasti kepada masyarakat, UMKM, dan wilayah sekitar. Mudah-mudahan fasilitas pendukung segera siap sehingga kapasitas penuh 30.000 penonton bisa dimanfaatkan," ungkap Andra Soni. Peningkatan kunjungan ke stadion akan secara langsung menguntungkan pelaku UMKM dan sektor pariwisata di Banten.
Arlan Marzan juga mengungkapkan bahwa pengembangan kawasan BIS seluas 60 hektare akan dilakukan secara bertahap. "Pelan-pelan nanti venue-venuenya dibangun semua. Kan tadi target Pak Gubernur upaya bisa menjadi tuan rumah PON," ujarnya, menunjukkan visi jangka panjang Pemprov Banten untuk menjadikan Banten International Stadium sebagai pusat olahraga berskala nasional.
Advertisement
Sumber: AntaraNews