Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh baru-baru ini menggelar asesmen lapangan untuk reakreditasi perguruan tinggi. Kegiatan ini bertujuan memastikan serta meningkatkan kualitas pendidikan yang diselenggarakan kampus. Asesmen penting ini berlangsung di UTU Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
Proses reakreditasi ini merupakan langkah strategis UTU dalam upaya meraih peringkat akreditasi lebih tinggi. Kampus membidik status unggul yang krusial untuk membuka peluang kontribusi lebih besar. Rektor UTU, Dr. Ishak Hasan, menegaskan komitmen penuh universitas dalam menjaga mutu.
Seluruh komponen universitas, dari pimpinan hingga mahasiswa, telah berkolaborasi menyiapkan dokumen. Tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi (LAMPT) hadir melakukan evaluasi menyeluruh. Kehadiran tim ini menjadi penentu masa depan akreditasi UTU Meulaboh.
Advertisement
Advertisement
Komitmen UTU Meulaboh dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Dr. Ishak Hasan, menyatakan asesmen lapangan reakreditasi ini kesempatan emas. Ini menunjukkan komitmen kuat UTU dalam menjaga serta meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Seluruh civitas akademika telah bekerja keras mempersiapkan evaluasi ini.
Persiapan proses reakreditasi melibatkan kerja sama berbagai pihak di lingkungan kampus. Pimpinan, dosen, staf administrasi, hingga mahasiswa, semua bahu-membahu. Mereka bersama menyiapkan seluruh dokumen dan bukti pendukung yang dibutuhkan tim asesor.
Dr. Ishak Hasan berharap, hasil asesmen ini membawa UTU Meulaboh menuju peringkat akreditasi unggul. Dengan status unggul, kampus memiliki kesempatan lebih luas. Ini memungkinkan UTU berkontribusi lebih besar bagi kemajuan masyarakat Aceh dan Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Peran Tim Asesor dan Dukungan Pemerintah Daerah dalam Reakreditasi UTU Meulaboh
Proses asesmen lapangan ini dipimpin tim asesor kredibel dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi (LAMPT). Tim terdiri dari Mulyono Baskoro (Institut Pertanian Bogor) sebagai ketua. Anggota lainnya Onny Setiani (Universitas Diponegoro), Dwi Rahmalina (Universitas Pancasila), dan Isfenti Sadalia (Universitas Sumatera Utara). Keempat asesor ini memiliki rekam jejak kuat di bidang akademik.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya. Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang, menyampaikan apresiasi tinggi. Beliau menegaskan kegiatan ini bagian penting peningkatan mutu pendidikan tinggi. Khususnya di kawasan pantai barat-selatan Aceh, asesmen ini sangat berarti.
Pemerintah daerah berharap asesmen ini membawa hasil terbaik bagi Universitas Teuku Umar Meulaboh. Dengan hasil optimal, UTU diharapkan semakin berdaya saing. Kampus ini diharapkan mampu bersaing di tingkat Provinsi Aceh dan nasional. Ini akan memperkuat posisi UTU sebagai pusat pendidikan unggulan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews