TPU Jakarta Mayoritas Sudah Penuh, Pemerintah Siapkan Solusi Lahan Baru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi tengah menyiapkan lahan baru guna mengatasi keterbatasan ruang.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
TPU Jakarta Mayoritas Sudah Penuh, Pemerintah Siapkan Solusi Lahan Baru
Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta menerapkan sistem online pelayanan pemakaman di 77 TPU, Jakarta, Rabu (4/5). Sistem tersebut agar warga dapat melihat ketersediaan lahan makam. (Liputan6.com/Immanuel Antonius) (@ 2023 merdeka.com)

Sebagian besar Tempat Pemakaman Umum (TPU) di DKI Jakarta kini telah penuh, menimbulkan tantangan dalam pengelolaan pemakaman. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi tengah menyiapkan lahan baru guna mengatasi keterbatasan ruang pemakaman tersebut.

"TPU di Jakarta itu kurang lebih ada 80 lebih, dan sekarang ini hampir 60 lebih yang sudah penuh," kata Pramono di Jakarta Timur, Kamis (23/10).

Menurutnya, kondisi ini sudah menjadi masalah serius bagi kota padat seperti Jakarta. Karena itu, ia meminta dinas terkait agar segera menyiapkan pembukaan TPU baru.

"Saya meminta untuk dibuka TPU-TPU baru yang memungkinkan. Sekarang sedang dilakukan oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada,” ujarnya.

Ia menyampaikan, saat ini hanya tersisa sekitar 11 hingga 14 TPU di DKI Jakarta yang masih bisa menampung jenazah tanpa sistem tumpang.

“Inilah problem riil sebagai salah satu kota besar yang ada di Jakarta,” katanya.

Pramono menyebut, bahwa sebagian TPU di Jakarta telah menggunakan sistem tumpang untuk menghemat ruang. Namun, cara itu dinilai hanya solusi sementara keterbatasan lahan pemakaman.

"Kami akan mencari solusi agar membuka TPU-TPU baru," katanya.

Rekomendasi