TNI gandeng preman buka lahan sawah di Banjarmasin

Jumat, 13 Juli 2018 03:03 Reporter : Merdeka
pembukaan lahan tanam. ©2018 Liputan6.com

Merdeka.com - Ratusan pemuda Banjarmasin, Kalimantan Selatan turun ke rawa-rawa untuk membuka lahan tanam. Tepatnya di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala.

Ratusan pemuda tersebut berasal dari beragam latar belakang. Yang jelas, kebanyakan dari para pemuda adalah mantan preman atau yang pernah tidur di hotel prodeo.

Danrem 101/ Antasari Kolonel Infanteri Yudianto Putrajaya mengatakan, ada 300 pemuda yang direkrut. Pemuda tersebut sebelumnya digembleng dan dibina. Mereka tergabung sebagai anggota Bela Eksistensi Tanah Air (BETA) Banua 1 tahun 2018.

"Ini anggota BETA sengaja kita rekrut dari preman-preman atau yang selama ini anak-anak geng motor kita ajak dan kita bangkitkan semangat kerja mereka. Malah banyak yang baru keluar dari bui. Dan mereka punya itikad baik saya kira itu perlu kita respon baik," kata Kolonel Infanteri Yudianto Putrajaya saat ditemui Liputan6.com di lokasi, Kamis (12/7).

Yudianto melanjutkan, pihaknya sengaja mengajak mereka untuk membuka lahan persawahan di Desa Jejangkit Muara. Dengan begitu diharapkan para pemuda tersebut bisa tampil percaya diri di depan masyarakat.

"Yang kita bangun juga mental pemuda ini, kebanyakan masih muda biar mereka percaya diri tampil. Bukan paksaan tapi kesadaran merubah diri, jadi yang dicari kualitas bukan kuantitas. Pembinaannya pun akan terus berlanjut, misalnya satu bulan sekali kumpul di Korem atau Kodim,"
ujar dia.

Putra menambahkan, pihaknya sengaja membawa serta anggota BETA terkait pembukaan lahan Tanam seluas 4 ribu hektare yang dicetuskan oleh menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Nantinya lokasi tanam itu dijadikan lokasi pilot percontohan model pertanian terpadu dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) akan dilaksanakan di Desa Jejangkit pada Oktober 2018 mendatang.

Berdasarkan laporan hasil pekerjaan pada Sabtu (7/7), ungkap Danrem, sudah terealisasi lahan siap tanam seluas 115.55 hektar, sehingga tinggal menyisakan 124.45 hektar untuk areal Kodim.

Bahkan sudah ada beberapa Kodim yang telah menyelesaikan pekerjaannya. Diantaranya Kodim 1002/Barabai di areal E seluas 24,5 hektar, Kodim 1009/Pelaihari di areal D seluas 22.7 hektar, dan Kodim 1022/Tanah Bumbu di areal B seluas 7,65 hektar.

"Saya apresiasi Kodim yang bekerja cepat dan maksimal, waktu yang terbatas harus benar-benar dimanfaatkan," Putra menandaskan.

Reporter: Moch Harunsyah

Sumber: Liputan6.com [gil]

Topik berita Terkait:
  1. TNI
  2. Pertanian
  3. Banjarmasin
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini