TNI dan Polri gelar simulasi pengamanan Pilkada di Jatim

Rabu, 14 Februari 2018 16:51 Reporter : Bruriy Susanto
TNI dan Polri gelar simulasi pengamanan Pilkada di Jatim Simulasi pengamanan Pilkada di Jatim. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Antisipasi kerusuhan di saat pelaksanaan Pilkada serentak di Jawa Timur tahun 2018, personel gabungan TNI dari Kodam V Brawijaya dan Polda Jatim menggelar simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) di Lapangan Makodam V Brawijaya, Rabu (14/2).

Dalam simulasi tersebut, ditunjukkan sistem pengamanan yang dilakukan TNI/ Polri saat Pilkada serentak. Seperti mengamankan waktu pengiriman surat dan kotak suara dan penghitungan surat suara.

Termasuk juga sistem pengamanan saat pasangan calon menjadi sandera, waktu melakukan masa kampanye hingga penetapan.

Hadir dalam simulasi tersebut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, Saifullah Yusuf akrab-Puti Guntur Soekarno.

"Simulasi ini sangat penting, untuk menguatkan, kekompakan Pemerintah Provinsi, TNI dan Polri di Jawa Timur," terang Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Rabu (14/2).

Secara terpisah Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menegaskan, simulasi yang dilakukan untuk mengetahui kesiapan, dalam menghadapi situasi atau keadaan terjelek, seperti kerusuhan atau konflik di tiap daerah saat berlangsungnya Pilkada.

"Dengan seperti ini, TNI/Polri, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mantap, menciptakan Pilkada serentak Kabupaten/Kota dan Gubernur ini aman," kata Machfud Arifin.

Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman juga mengungkapkan, personel yang terlibat merupakan bentuk sinergitas TNI, terdiri dari Angkatan Darat, Laut, Udara, Kepolisian dan Pemprov Jatim.

Dia berharap dengan dengan simulasi yang dilakukannya Pilkada di Jawa Timur dapat berjalan dengan aman tertib dan lancar. "Tapi saya yakin Jawa Timur itu kondusif," katanya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini