Tim SAR Jambi Intensifkan Pencarian Lansia Hilang di Sungai Batanghari

Tim SAR Jambi melanjutkan operasi pencarian lansia Zakaria (90) yang hilang di Sungai Batanghari, Tebo, setelah diduga tenggelam saat mandi, memfokuskan upaya pada area penemuan barang bukti.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tim SAR Jambi Intensifkan Pencarian Lansia Hilang di Sungai Batanghari
Tim SAR Jambi melanjutkan operasi pencarian lansia Zakaria (90) yang hilang di Sungai Batanghari, Tebo, setelah diduga tenggelam saat mandi, memfokuskan upaya pada area penemuan barang bukti. (AntaraNews)

Tim SAR Jambi bersama unsur gabungan lainnya terus mengintensifkan pencarian terhadap Zakaria (90), seorang lansia yang dilaporkan hilang di Sungai Batanghari, Tebo, Jambi. Peristiwa ini terjadi pada Minggu pagi, ketika korban diduga tenggelam setelah mandi di sungai. Upaya pencarian melibatkan berbagai pihak untuk menemukan korban secepatnya.

Kepala Basarnas Jambi, Adah Sudarsa, menyatakan bahwa operasi pencarian sempat dihentikan sementara pada malam hari karena kendala jarak pandang. Namun, tim gabungan berkomitmen untuk melanjutkan penyisiran area Sungai Batanghari pada esok hari. Fokus utama pencarian adalah di sekitar lokasi penemuan handuk milik korban.

Kejadian hilangnya Zakaria menimbulkan kekhawatiran di kalangan keluarga dan masyarakat setempat. Tim penyelamat menggunakan beragam peralatan canggih seperti perahu karet, kendaraan rescue Dmax, dan drone untuk memantau area sungai dari udara. Koordinasi erat antarlembaga diharapkan dapat mempercepat penemuan korban.

Zakaria, seorang lansia berusia 90 tahun, dilaporkan hilang pada Minggu pagi setelah mandi di Sungai Batanghari, wilayah Tebo, Jambi. Pihak keluarga menemukan handuk korban tergeletak di tepian sungai, memicu dugaan kuat bahwa Zakaria tenggelam. Insiden ini segera dilaporkan kepada pihak berwenang untuk tindakan lebih lanjut.

Menanggapi laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi melalui Pos SAR Bungo segera mengerahkan personelnya. Pencarian lansia hilang ini menjadi prioritas utama, mengingat kondisi korban dan potensi bahaya di lingkungan sungai. Tim bergerak cepat untuk menyisir area yang dicurigai.

Kepala Basarnas Jambi, Adah Sudarsa, menjelaskan bahwa pencarian awal difokuskan pada sekitar lokasi penemuan handuk. Meskipun demikian, kondisi malam hari dan jarak pandang yang terbatas menjadi kendala signifikan. Oleh karena itu, operasi pencarian terpaksa dihentikan sementara setelah beberapa jam upaya.

Operasi pencarian lansia hilang di Sungai Batanghari ini melibatkan berbagai peralatan modern untuk memaksimalkan efektivitas. Tim SAR Jambi menggunakan perahu karet untuk menyisir permukaan air dan tepi sungai, serta kendaraan rescue Dmax untuk mobilitas di darat. Teknologi drone juga dimanfaatkan untuk memantau area sungai dari ketinggian.

Adah Sudarsa menegaskan bahwa tim gabungan akan terus berupaya melakukan pemantauan di area sekitar lokasi penemuan barang bukti milik korban. Meskipun pencarian dihentikan sementara, pemantauan tidak berhenti total. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam menemukan Zakaria secepat mungkin.

Kondisi Sungai Batanghari yang memiliki arus deras serta cuaca yang tidak menentu menambah kompleksitas dalam operasi pencarian ini. Tim SAR bekerja dengan sangat hati-hati, mempertimbangkan faktor-faktor risiko tersebut. Mereka juga telah meminta bantuan masyarakat sekitar untuk melaporkan informasi sekecil apapun yang dapat membantu.

Pencarian lansia hilang ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang tergabung dalam tim gabungan. Selain Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Jambi, operasi ini juga melibatkan personel dari BPBD Kabupaten Tebo, Polsek Tebo Ilir, Babinsa, serta masyarakat setempat. Kolaborasi ini menunjukkan semangat gotong royong dalam misi kemanusiaan.

Setiap unsur tim memiliki peran penting dalam upaya pencarian ini, mulai dari penyisiran darat, pemantauan udara, hingga penyebaran informasi kepada publik. Keterlibatan masyarakat lokal sangat membantu dalam memberikan informasi mengenai karakteristik sungai dan area sekitar. Ini memperkuat harapan agar Zakaria segera ditemukan.

Adah Sudarsa menyatakan harapannya agar korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. Pihaknya berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pencarian dan memberikan informasi terbaru kepada publik. Semangat dan kerja keras tim gabungan menjadi kunci dalam menuntaskan misi pencarian ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi